NUSANTARA, - Ibu Kota Nusantara (IKN) bersiap menyambut babak baru konektivitas global.Bandar Udara (Bandara) Internasional Nusantara yang beroperasi di bawah status khusus sejak 12 Juni 2025, kini tengah memproses transisi krusial menjadi Bandara Umum (Komersial).Langkah ini dipastikan akan membuka gerbang udara IKN bagi penerbangan komersial, menjadikannya pengungkit utama mobilitas pemerintahan dan ekonomi nasional.Baca juga: Kisah Relokasi Warga Gresik demi Bandara Internasional Nusantara IKNPlt. Kepala Bandar Udara Internasional Nusantara, Imam Alwan, menegaskan bahwa proses perubahan status dari Bandara VVIP Khusus ke Umum menjadi tahapan utama untuk mewujudkan pelayanan penerbangan komersial yang telah dinanti-nantikan."Saat ini, bandara tersebut masih berstatus khusus, melayani charter flight serta pesawat pemerintah dan TNI AU. Namun, fokus besar kini adalah pada transisi menuju status komersial penuh pada 2026," ujar Imam menjawab Kompas.com, Kamis .OIKN Ruang tamu Bandara Internasional Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN)Sejak Sertifikat Bandar Udara (SBU) diterbitkan pada 12 Juni 2025 berdasarkan Perpres No. 31 Tahun 2023, Bandara Internasional Nusantara telah terdaftar internasional dengan kode WALK dari International Civil Aviation Organisation (ICAO).Meskipun saat ini hanya melayani penerbangan kenegaraan, instansi pemerintah, charter, dan private flight, termasuk pendaratan perdana Boeing 737-400 dan Bombardier Challenger CL 604, kesiapan infrastruktur fisiknya sudah mencapai level tertinggi.Salah satu keunggulan terbesar Bandara Internasional Nusantara terletak pada fasilitas sisi udara (airside).Baca juga: Tol IKN Bisa Dilintasi saat Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026Landasan pacu atau runway-nya memiliki dimensi 3.000 meter x 45 meter. Panjang ini menjadikannya runway terpanjang di Kalimantan.Kapasitasnya dirancang untuk dapat melayani pesawat wide body terbesar di dunia, termasuk Boeing 777-300 dan Airbus A380.OIKN Ruang tunggu Bandara Internasional Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN)Dengan runway 3.000 meter, pesawat wide body dapat melakukan penerbangan jarak jauh rute langsung ke Timur Tengah maupun Eropa tanpa perlu pengisian bahan bakar di bandara lain.Selain runway yang superior, bandara ini juga dilengkapi dua taxiway (146m x 30m) dan apron seluas 97.189 meter persegi yang sanggup menampung lima pesawat wide body atau sembilan pesawat narrow body sekaligus.Pada sisi darat atau landside, Tahap I pembangunan juga telah rampung, mencakup Terminal VVIP seluas 2.350 meter persegi, dan Terminal VIP seluas 5.000 meter persegi dengan total kapasitas 1,6 juta penumpang per tahun atau 420 penumpang per jam.Baca juga: Sertifikat Hak Pakai Korban Terdampak Bandara VVIP IKN Tuntas 2026Saat ini, fokus pekerjaan berlanjut pada penataan lanskap dan pembangunan jalan perimeter, yang ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.Perubahan status menjadi Bandara Umum adalah kunci untuk membuka gerbang ini bagi maskapai dan publik. Hal ini memerlukan penyesuaian regulasi di Kementerian Perhubungan.
(prf/ega)
Mengintip Kesiapan Bandara Internasional Nusantara IKN Beroperasi Komersial 2026
2026-01-11 23:06:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:46
| 2026-01-11 22:46
| 2026-01-11 22:46










































