- Banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Utara tidak hanya menjadi perhatian publik dalam negeri.Sejumlah kantor berita internasional menyoroti besarnya korban jiwa, kerusakan rumah, hingga ribuan warga yang mengungsi.Mereka juga menautkan bencana ini dengan cuaca ekstrem musiman dan dampak perubahan iklim.Berikut laporan media asing mengenai banjir bandang dan tanah longsor di beberapa wilayah di Sumatera Utara.Baca juga: Desa Masih Rawan Banjir Bandang, Keluarga di Tapanuli Bingung Tentukan Tempat Pemakaman KorbanKantor berita Turkiye, Anadolu Agency, melaporkan sedikitnya 13 orang tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor di tujuh kabupaten dan kota di Sumatera Utara.Laporan itu mengutip kantor berita Antara dan keterangan otoritas setempat.Anadolu Agency menulis bahwa total 13 orang dipastikan meninggal dan 37 orang luka sejak Sabtu .Kabid Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumatera Utara Wahyuni Pancasilawati mengatakan, tiga orang masih belum ditemukan.Dia menyampaikan, dalam beberapa hari terakhir terjadi banyak kejadian tanah longsor dan banjir bandang di berbagai wilayah provinsi tersebut.Hujan deras dan banjir merusak sekitar 330 rumah dan memaksa 2.244 warga mengungsi.Anadolu juga mencatat, di Malaysia, sekitar 21.834 orang telah mengungsi akibat banjir di sejumlah negara bagian utara.Baca juga: Banjir dan Longsor, Akses Jaringan Telkomsel di Tapteng dan Sibolga PutusKantor berita Amerika Serikat, Associated Press (AP) memberitakan hujan lebat yang memicu banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Sumatera.AP menyebut, sedikitnya 10 orang tewas dan enam orang hilang berdasarkan data kepolisian pada Rabu .Tim penyelamat dilaporkan kesulitan menjangkau enam kabupaten terdampak di Sumatera Utara setelah hujan lebat selama sepekan menyebabkan sungai meluap.Banjir dan longsor menerjang desa-desa di wilayah perbukitan, menyeret lumpur, batu, dan pepohonan, serta meninggalkan kerusakan luas.
(prf/ega)
Media Asing Soroti Banjir dan Longsor Sumatera Utara: Ada Peran Perubahan Iklim
2026-01-12 10:38:38
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 10:33
| 2026-01-12 10:07
| 2026-01-12 08:58
| 2026-01-12 08:29
| 2026-01-12 08:02










































