Dewi Aryani Suzana dan Harwan Muldidarmawan Raih Penghargaan The Next Future Leader 2025 dari Infobank

2026-01-14 15:24:55
Dewi Aryani Suzana dan Harwan Muldidarmawan Raih Penghargaan The Next Future Leader 2025 dari Infobank
- Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana serta Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Harwan Muldidarmawan meraih penghargaan The Next Future Leader 2025 pada ajang Top 100 CEO and The Future Leaders Forum & Appreciation 2025.Acara bertema "Closing Year Forum and Appreciation: The Heart of Leadership – The Future Depends on What You Do Today" itu diselenggarakan oleh Infobank Media Group di Shangri-La Hotel, Jakarta, Senin .Ajang tahunan tersebut merupakan wadah untuk mengapresiasi para pemimpin korporasi yang dinilai berhasil menunjukkan kualitas kepemimpinan visioner, adaptif, dan berorientasi pada transformasi.Pada 2025, Infobank memberikan penghargaan CEO of The Year 2025, Top 100 CEO 2025, Top Young CEO 2025, dan The Inspirational Legendary Bankers 2025, serta memberikan apresiasi The Next Future Leader 2025 kepada berbagai sektor industri di Indonesia.Baca juga: IHSG Naik 0,22 Persen ke 8.337, Sektor Industri dan Energi Jadi PenopangForum tersebut juga diwarnai dengan peluncuran dan bedah buku berjudul Leadership-Thinking and Practice karya Ignasius Jonan, serta sesi paparan economic outlook 2026.Dalam ajang penghargaan, para penerima dinilai berdasarkan rekam jejak kepemimpinan, kontribusi terhadap organisasi, kemampuan mengelola perubahan, serta komitmen pada tata kelola perusahaan yang baik.Dewi Aryani Suzana dan Harwan Muldidarmawan terpilih sebagai The Next Future Leader 2025 atas kontribusi keduanya dalam memperkuat reformasi internal, peningkatan layanan publik, serta pengembangan budaya kerja adaptif di lingkungan Jasa Raharja.Penilaian juga mencakup keberhasilan keduanya dalam menggerakkan percepatan digitalisasi, proses bisnis yang lebih efisien, serta penguatan manajemen risiko yang sejalan dengan kebutuhan transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Baca juga: Pertamina Audiensi dengan KPK, Bahas Manajemen Risiko dan Pencegahan KorupsiPenghargaan ini semakin menegaskan posisi Jasa Raharja sebagai perusahaan yang konsisten membangun fondasi kepemimpinan masa depan melalui tata kelola yang lebih kuat, inovasi layanan, serta orientasi pada keberlanjutan dan keselamatan masyarakat. Plt Dirut Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana menyampaikan apresiasi atas penilaian yang diberikan Infobank. “Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami di Jasa Raharja untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa ."Kepemimpinan hari ini menuntut keberanian beradaptasi dan komitmen menghadirkan perubahan yang berdampak. Saya berterima kasih kepada seluruh insan Jasa Raharja yang telah bekerja keras dan menjadi bagian penting dalam perjalanan transformasi perusahaan,” lanjut Dewi.Baca juga: Dukung Pemulihan Pascabencana, Jasa Raharja Salurkan Bantuan Sosial di Pidie, AcehDirektur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Harwan Muldidarmawan turut menegaskan bahwa penghargaan ini mencerminkan kerja kolektif di Jasa Raharja dalam membangun budaya risiko yang lebih kuat dan responsif. “Pengakuan ini merupakan dorongan bagi kami untuk semakin memperkuat tata kelola yang berhati-hati dan bertanggung jawab, manajemen risiko yang adaptif, serta memastikan setiap proses bisnis berjalan semakin efektif," kata Harwan.Ia menambahkan, Jasa Raharja percaya bahwa kepemimpinan masa depan bukan hanya tentang strategi, tetapi juga kemampuan mengelola ketidakpastian dan memastikan keberlanjutan organisasi.Melalui capaian ini, Jasa Raharja berkomitmen untuk terus memperkuat transformasi perusahaan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengembangkan kapasitas pemimpin masa depan di seluruh lini organisasi. Baca juga: Di Rakernis Ditgakkum 2025, Jasa Raharja Dorong Kolaborasi Digital untuk Layanan Cepat dan Aman Jasa Raharja akan terus menciptakan lingkungan kerja yang mendukung munculnya pemimpin kompeten, visioner, dan mampu menggerakkan perubahan positif untuk mendukung keberlanjutan perusahaan serta memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Namun, mengingat harga merupakan aspek yang sensitif bagi beberapa pasar berkembang, seperti Indonesia maupun India, vendor ponsel kabarnya bakal menggunakan strategi lain, selain kenaikan harga.Menurut bocoran yang dibagikan di blog Naver Korea Selatan, vendor ponsel kemungkinan memangkas RAM HP. Karena itu, beberapa ponsel dengan RAM 16 GB kemungkinan menjadi produk yang cukup langka.Sebaliknya, ponsel dengan RAM 4 GB justru akan lebih mendominasi ketimbang saat ini. Bocoran itu juga menyebutkan bahwa ponsel dengan RAM 12 GB bisa dipangkas hingga 40 persen, hingga menjadi 6 GB atau 8 GB. Sementara model yang biasanya dibekali RAM 8 GB, dipotong hingga 50 persen menjadi 4 GB atau 6 GB.Sayangnya, walaupun konfigurasi RAM beberapa ponsel tahun depan dipangkas, harganya tetap lebih mahal dibanding model sebelumnya, dilansir Gizmochina.Adapun kenaikan harga HP terjadi sebagian besar karena meningkatnya pemintaan memori di berbagai industri termasuk untuk data center kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga menimbulkan kelangkaan pasokan.Hal tersebut juga diamini oleh Xiaomi, hingga menyatakan bahwa harga produknya tahun depan meningkat.Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia NaikXiaomi sudah mengumumkan rencana kenaikkan harga smartphone baru mulai tahun depan. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing dalam konferensi pers terkait laporan pendapatan perusahaan pada November 2025 lalu.Ia mengataka bahwa keputusan ini diambil karena semakin mahalnya harga chip memori, akibat melonjaknya permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).Tingginya permintaan chip memori untuk server juga membuat perusahaan seperti Samsung, memangkas produksi chip memori termasuk untuk ponsel, dan mengalihkannya ke memori bandwidth tinggi (high bandwidth memory).Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G.

| 2026-01-14 13:29