Barista Ungkap Kesalahan dalam Membuat Kopi, Bolehkah Pakai Air Keran?

2026-02-06 02:57:30
Barista Ungkap Kesalahan dalam Membuat Kopi, Bolehkah Pakai Air Keran?
- Banyak orang kerap membuat kopi di rumah dengan cara yang sama setiap hari, namun tanpa disadari, ada sejumlah kesalahan kecil yang justru merusak rasa.Mulai dari suhu air yang terlalu panas, takaran bubuk yang tidak konsisten, hingga kualitas air yang diabaikan, kesalahan-kesalahan ini bisa membuat kopi terasa pahit, asam berlebihan, atau hambar meski menggunakan biji berkualitas.Artikel ini menghadirkan tips dari barista mengenai cara menyeduh kopi yang benar agar rasa tetap maksimal.Dengan memahami efek dari kesalahan seduh, seperti ekstraksi berlebih, aroma yang hilang, atau body yang terlalu tipis, pembaca dapat memperbaiki kebiasaan harian dan menikmati secangkir kopi rumahan yang jauh lebih nikmat.Baca juga: Barista Beri Tips Membuat Kopi Susu Panas di Tengah Musim HujanIndah, barista dari Smiljan, mengatakan penyebab kopi rumahan tidak seenak kopi ala kafe atau kedai kopi karena orang awam sering melakukan kesalahan dalam proses penyeduhan.Lantas, apa saja kesalahan tersebut? Ini selengkapnya:Proses pascapanen dan roasting date, adalah fase yang berperan besar pada rasa dan karakter kopi.Jadi sebaiknya masyarakat tahu, jenis biji kopi yang dibelinya. Apakah berjenis natural, full washed, atau honey."Cara seduh berbeda-beda untuk masing-masing jenis biji kopi. Seperti misalnya biji kopi natural ekstrasinya lebih mudah, jadi sebaiknya kontak dengan air jangan terlalu banyak. Jenis gilingan kopi juga jangan terlalu halus, diseduh dengan suhu jangan terlalu tinggi, sekitar 89-91 derajat Celsius saja," ujarnya kepada Kompas.com saat ditemui di Melek Huruf, Borobudur, Minggu . Biji kopi jenis honey juga mudah diekstrasi. Sehingga sebaiknya tidak digiling terlalu halus.Berbeda dengan full washed yang bisa digiling halus dan diseduh dengan suhu lebih tinggi, antara 90-92 derajat Celsius.Salah cara dalam menyimpan kopi bisa membuat kopi kehilangan kesegarannya lebih cepat.Agar kopi awet, Indah menyarankan menyimpan kopi dalam di wadah kedap udara, dan usahakan tidak terkena sinar Matahari langsung."Panas bisa memengaruhi rasa kopi cepat hilang," ujar Indah.Jika tak ada wadah, Anda bisa menyimpan biji kopi di wadah atau kemasan aslinya. Asalkan, kemasan kopi memang ideal, yaitu dilengkapi lubang valve. Lubang ini berfungsi mengeluarkan gas karbon dioksida (CO2) dari dalam kemasan kopi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Dilansir dari Kompas.com, Senin , cabang bulu tangkis kembali menegaskan statusnya sebagai lumbung medali bagi Indonesia dengan menyumbangkan dua emas di SEA Games 2025.Pada nomor tunggal putra, Alwi Farhan keluar sebagai juara setelah melewati duel sengit melawan rekan senegara, Moh Zaki Ubaidillah.Laga final yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu harus ditentukan lewat tiga gim, dengan Alwi akhirnya memastikan kemenangan.Keberhasilan Indonesia berlanjut di sektor ganda putra.Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tampil solid di partai puncak dan menundukkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.Kemenangan dua gim langsung memastikan medali emas sekaligus memperkuat posisi Indonesia di papan klasemen.Sementara ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menyumbang perunggu.Dari cabang wushu, Edgar Xavier Marvelo menutup kiprahnya di SEA Games dengan manis setelah meraih emas nomor taolu gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gun Shu.Baca juga: Timnas U22 Indonesia Jadi Sorotan Media Vietnam Usai Gagal ke Semifinal SEA Games 2025Cabang atletik menjadi kontributor utama medali emas Indonesia pada hari pertandingan tersebut dengan total empat keping emas.Hendro Yap kembali menunjukkan konsistensinya dengan finis terdepan di nomor jalan cepat 20 kilometer putra, meninggalkan pesaing terdekatnya dari Myanmar.Dominasi Indonesia di nomor jalan cepat berlanjut lewat Violine Intan Puspita yang menjadi terbaik di sektor putri.Dari nomor maraton, Robi Syianturi tampil sebagai yang tercepat di kategori putra.Sementara itu, Odekta Elvina Naibaho kembali menegaskan reputasinya sebagai ratu maraton Asia Tenggara dengan meraih emas di nomor putri.Baca juga: Ratu Thailand Wakili Negaranya dalam SEA Games 2025, Cabor Apa?Tambahan medali emas Indonesia juga datang dari cabang skateboard nomor street.Hutomo Basral Graito tampil impresif sepanjang perlombaan dan menutup kompetisi dengan raihan skor tertinggi.Ia sukses mengungguli atlet tuan rumah serta pesaing lainnya, sekaligus melengkapi deretan emas Indonesia dari berbagai cabang olahraga di SEA Games 2025.(Sumber: Kompas.com/ Penulis: Yudha Riefwan Najib)sumber:https://sumut.antaranews.com/berita/648835/klasemen-medali-sea-games-2025-indonesia-kokoh-di-peringkat-kedua

| 2026-02-06 01:27