Media AS: Populasi Indonesia 285 Juta Jiwa Tapi Tak Pernah Lolos Piala Dunia

2026-01-16 22:08:09
Media AS: Populasi Indonesia 285 Juta Jiwa Tapi Tak Pernah Lolos Piala Dunia
- Timnas Indonesia kembali harus mengubur mimpi tampil di Piala Dunia usai hancur lebur di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.Bergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak, Timnas Indonesia tak mampu meraih satu poin pun usai menelan dua kekalahan.Pupusnya harapan Indonesia bisa tampil di panggung sepak bola paling bergengsi di dunia itu meninggalkan kekecewaan besar bagi masyarakat.Sebagai bangsa besar, agaknya sulit diterima jika Timnas Indonesia justru harus kembali menjadi penonton tahun depan.Baca juga: PSSI Jawab Rumor Terkait Timur Kapadze Sebagai Pelatih Baru Timnas IndonesiaDengan waktu yang tersisa hanya setengah tahun menjelang Piala Dunia 2026, banyak berita yang mungkin muncul terkait situasi ini.Kualifikasi Piala Dunia 2026 juga akan menuju laga terakhir di berbagai benua, termasuk Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika Utara.Jeda internasional yang akan datang di bulan November menjadi krusial untuk menentukan tim-tim yang akan melaju ke putaran final atau play-off.Media asal Amerika Serikat (AS), The Athletic, menyambut jeda internasional ini dengan membahas negara-negara yang tidak berhasil lolos ke Piala Dunia 2026.Dalam artikel mereka yang berjudul "Piala Dunia 2026: Mengapa Banyak Negara Terbesar Gagal Lolos?" mengungkapkan bahwa meskipun terdapat beberapa negara kecil seperti Cape Verde yang memiliki populasi 525 ribu dan berhasil lolos, terdapat pula negara-negara besar yang gagal.The Athletic menyoroti tiga negara Asia Selatan dengan total populasi hampir 2 miliar, yaitu India, Pakistan, dan Bangladesh, yang justru tak masuk dalam kategori tim elit Asia saat ini.Baca juga: Roadmap Timnas Indonesia Menuju Target Ranking 70 Dunia pada 2034Sementara itu, China yang berpopulasi 1,4 miliar, juga tidak berhasil lolos ke Piala Dunia 2026, meskipun mereka telah mencapai putaran ketiga kualifikasi zona Asia.Sorotan besar juga tertuju kepada Indonesia sebagai "bangsa besar" yang memiliki sejarah yang minim dalam dunia sepak bola.Meski sepak bola adalah olahraga nomor satu di Indonesia, Timnas Indonesia justru belum pernah merasakan tampil di ajang tersebut sebagai bangsa yang merdeka.Baca juga: Komentar Media Irlandia Soal Kandidat Pelatih Timnas IndonesiaKali terakhir bermain di Piala Dunia adalah pada 1938 yang kala itu masih memakai nama Hindia Belanda."Sepak bola adalah olahraga terpopuler di Indonesia, namun penampilan mereka di Piala Dunia hanya tercatat satu kali pada tahun 1938 saat masih dikenal sebagai Hindia Belanda," tulis mereka.PSSI Para pemain tim nasional Indonesia pada laga Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kontra Irak di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Sabtu malam waktu setempat. Indonesia kalah 0-1 pada laga tersebut dan gagal ke Piala Dunia 2026. Media Vietnam dan Timur Tengah Soroti Kekalahan Inodnesia vs Irak: Singgung Strategi Patrick Kluivert dan Keputusan Kontroversial Wasit


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-16 21:58