Panduan Praktis I League untuk Pemain dan Pelatih Super League

2026-02-04 04:18:25
Panduan Praktis I League untuk Pemain dan Pelatih Super League
- I League resmi meluncurkan Player & Coach Guidelines BRI Super League 2025-2026 sebagai upaya meningkatkan pemahaman regulasi serta profesionalisme para pemain dan pelatih.Panduan ini dirancang agar informasi mengenai kompetisi dapat diakses dengan cara yang jelas, ringkas, dan mudah dipahami.Direktur Kompetisi I League, Asep Saputra, menegaskan bahwa penerbitan handbook ini merupakan bentuk komitmen liga dalam memfasilitasi pemain dan pelatih untuk memiliki pemahaman yang lebih baik terkait regulasi kompetisi."Player & Coach Guidelines ini kami hadirkan sebagai panduan yang praktis dan mudah dipahami," kata Asep dikutip dari Antara."Sehingga para pemain dan pelatih dapat menjalani kompetisi dengan pemahaman yang sama terhadap aturan, tanggung jawab, dan standar profesional yang berlaku di BRI Super League."Baca juga: Geliat Klub Super League Datangkan Amunisi Baru Meski Putaran Pertama Belum UsaiHandbook ini disusun dalam format dwibahasa, Indonesia dan Inggris, agar edukasi regulasi dapat tersampaikan secara efektif.Buku panduan ini diharapkan menjadi referensi praktis yang memudahkan pemain dan pelatih dalam menjalani kompetisi secara profesional.Beberapa poin penting yang tercantum meliputi pembaruan Laws of the Game, sorotan regulasi kompetisi Super League 2025-2026, prosedur penggunaan VAR, kewajiban aktivitas media, hingga prosedur pengaduan terkait rasisme dan bullying.Seluruh materi sebenarnya telah tertuang dalam regulasi resmi, namun handbook ini hadir untuk memperjelas implementasi di lapangan dan meminimalkan perbedaan interpretasi.Baca juga: Skema Persib Bandung Kudeta Puncak Klasemen Super League 2025-2026I League menegaskan bahwa Player & Coach Guidelines akan diterbitkan secara berkala setiap musim, seiring dengan perkembangan regulasi dan kebutuhan kompetisi.Hal ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalisme seluruh peserta Super League.Baca juga: Link Live Streaming Persijap Vs PSIM di Super League 2025-2026Panduan lengkap ini dapat diakses langsung melalui website resmi I League, sehingga pemain dan pelatih memiliki akses mudah untuk menyesuaikan diri dengan standar kompetisi yang berlaku.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025 yang mengatur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang ditanggung pemerintah untuk kendaraan listrik tertentu.Namun, penghentian insentif diprediksi membuat penjualan BEV pada tahun depan melambat.“Tentu itu akan merubah penjualan mobil listrik, apalagi saat ini kondisi ekonomi kita masih menantang. Penggerak roda industri otomotif kan pada middle income class,” ujar Yannes saat ditemui belum lama ini.Meski begitu, Yannes menekankan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah.“Total segmentasi BEV kemungkinan akan melambat, tetapi pertumbuhan kelak akan digerakkan BEV rakitan lokal ya,” lanjutnya.Meski begitu, Yannes menilai pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah. Segmen hybrid electric vehicle (HEV) diperkirakan akan tumbuh, karena menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar tanpa kekhawatiran jarak tempuh.“Segmentasi HEV akan sangat subur, karena konsumen rasional akan memilih HEV sebagai safe haven. Efisiensi BBM ada, range anxiety nol,” ujar Yannes.Ia menambahkan, untuk menjaga momentum pertumbuhan kendaraan listrik, peran kelas menengah menjadi kunci.“PR kita pertama adalah menaikkan middle income class kita. Ekonomi tolong buktikan bisa tembus 5,4 persen tahun ini dan 6 persen di tahun depan,” kata Yannes.Baca juga: Mobil Listrik Indonesia: BYD Dominasi, Jaecoo dan Wuling Bersaing/Adityo Wisnu Mobil hybrid Rp 300 jutaan“Dan janji di 2029 tercapai, yaitu 8 persen. Itu baru kita bisa belanja dengan enak lagi,” tutupnya.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil berbasis baterai sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan signifikan.Dari Januari hingga November 2025, wholesales BEV telah mencapai 82.525 unit, naik 113 persen dibanding periode sama tahun lalu.Segmen PHEV juga mencatat lonjakan luar biasa, meningkat 3.217 persen menjadi 4.312 unit, sementara mobil hybrid mengalami pertumbuhan 6 persen, dari 53.986 unit pada periode sama tahun lalu menjadi 57.311 unit.

| 2026-02-04 03:46