Menbud Resmikan Museum Semedo, Dorong Jadi Ruang Edukasi & Ruang Kultural

2026-02-03 07:04:25
Menbud Resmikan Museum Semedo, Dorong Jadi Ruang Edukasi & Ruang Kultural
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon meresmikan Museum Semedo di Desa Semedo, Kabupaten Tegal, kemarin. Pada kesempatan tersebut, ia menandatangani prasasti, yang menandakan museum resmi dibuka usai dilakukan soft launching pada tahun 2022.Museum Semedo dibangun mulai 2015 di atas lahan 10.582m2, sebagai bagian pusat informasi dan ilmu pengetahuan kepurbakalaan serta penelitian arkeologi prasejarah. Setiap bulannya, Museum Semedo dikunjungi rata-rata sebanyak 6 ribu pengunjung.Fadli mengungkapkan Museum Semedo memiliki banyak temuan yang dulunya menjadi sebuah berita penting bagi dunia paleoantropologi, yaitu penemuan Homo erectus. Setidaknya terdapat lebih dari 3.100 koleksi artefak, fosil biologis dan geologis."Jadi temuan ini penting karena ini merupakan satu rangkaian dari jejak-jejak manusia purba yang ditemukan dan ini menambah juga tentu waktu itu koleksi temuan di Nusantara ini menjadi 50-60 persen dari seluruh koleksi temuan yang ada di dunia," ungkap Fadli dalam keterangan tertulis, Rabu (3/12/2025).Fadli pun mendorong agar Museum Semedo menjadi ruang edukasi dan ruang kultural. Ia berharap dengan adanya aktivasi dan promosi, akan ada lebih banyak pengunjung datang ke Museum Semedo. "Termasuk yang kita harapkan promosi ini melibatkan juga para influencer generasi muda untuk memperkenalkan bahwa ini merupakan kekayaan budaya kita, national treasure kita. Kekayaan budaya kita ini tidak bisa dihargai dengan uang, karena ini merupakan satu temuan yang sangat langka," ungkap Fadli.Fadli juga berharap fasilitas yang ada di Museum Semedo bisa terus dijaga dan membentuk ekosistem. Menurutnya, satu hal terpenting dalam ekosistem museum adalah mendorong museum agar bisa berkelanjutan dan mendapatkan penghasilan yang dapat membantu di dalam pemeliharaan dan pengembangannya. "Kalau kita lihat di museum-museum di negara lain itu pendapatan utamanya bukan dari tiket, tiket itu hanya 30%, apalagi disini kan tiketnya relatif murah ya, Rp 8.000, murah sekali, ini juga perlu dipikirkan. Tapi pendapatan utama dari museum itu merchandise. Kira-kira pendapatan dari merchandise atau souvenir yang ada di museum itu 50 persen", jelasnya."Karena ini bagian dari Museum dan Cagar Budaya yang juga merupakan Badan Layanan Umum, maka bisa bekerja sama dengan pihak swasta, korporasi, dan juga mungkin dijadikan Intellectual Property (IP). IP inilah sebenarnya satu hal yang sekarang ini bisa menjadi fondasi dari bisnis modern. Kita juga berharap dengan hadirnya komunitas-komunitas budaya yang berkembang, museum ini bisa menjadi salah satu ruang aktivasi, ruang edukasi, dan juga bisa menjadi ruang budaya," paparnya.Sementara itu, Penanggung Jawab Unit Museum Semedo, Gatut Eko Nurcahyo menyampaikan berdasarkan data statistik, dari lima destinasi wisata di Tegal, Museum Semedo berada di posisi dua dan satu-satunya destinasi yang berbasis heritage atau warisan budaya.Menurutnya, data tersebut membuktikan warisan budaya itu merupakan suatu aset yang bisa membuka atau menjadi titik temu bagi semua sumber daya untuk diaktualisasikan.Gatut menilai Museum Semedo memiliki potensi untuk dapat dikembangkan lebih jauh lagi. Hal tersebut terlihat berdasarkan capaian pengunjung dalam dan luar negeri, kerja sama dan kemitraan dengan masyarakat dan komunitas, dan dampak positif bagi masyarakat Tegal. Selain itu, museum ini juga turut mendorong pemajuan kebudayaan dan tergolong sebagai site museum karena berada di dalam Kawasan Cagar Budaya Semedo.Sebagai informasi, usai prosesi penandatanganan prasasti, Fadli meninjau ruangan dan tata pamer Museum Semedo, didampingi oleh Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra; Staf Khusus Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayuda; Direktur Sarana Prasarana, Feri Arlius; serta Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma; dan Wakil Bupati Tegal, Ahmad Kholid.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-03 06:55