Jakarta Perluas Pasar Wisata Kolaboratif Lewat Indonesia Outing Expo 2025

2026-01-17 05:25:49
Jakarta Perluas Pasar Wisata Kolaboratif Lewat Indonesia Outing Expo 2025
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) berpartisipasi pada Indonesia Outing Expo (IOE) 2025. Pameran ini akan berlangsung pada 14-16 November 2025 di Hall A Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta.Gelaran tersebut menjadi ajang promosi dan jejaring bisnis bagi pelaku industri pariwisata yang bergerak di bidang outing, gathering, incentive trip, dan experiential tourism. Melalui partisipasi ini, Jakarta berupaya memperkuat potensi wisata kolaboratif dan rekreatif, serta memperluas pasar destinasi di segmen perusahaan, komunitas, dan institusi pendidikan.Pada IOE 2025, Disparekraf menghadirkan Jakcation Pavilion sebagai identitas booth resmi Jakarta. Paviliun ini menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku industri wisata dan kreatif untuk memperkenalkan beragam paket wisata serta produk unggulan berbasis pengalaman khas Jakarta.Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata, mengatakan kehadiran Jakarta dalam IOE 2025 merupakan langkah strategis untuk membuka peluang kolaborasi dan memperluas eksposur destinasi wisata Ibu Kota kepada segmen korporasi dan komunitas."Indonesia Outing Expo menjadi momentum penting bagi Jakarta untuk memperluas pasar wisata kolaboratif dan rekreatif. Jakarta memiliki potensi besar, tidak hanya sebagai pusat bisnis nasional, tetapi juga destinasi yang menawarkan berbagai pilihan pengalaman unik bagi kegiatan outing, gathering, dan corporate trip," ujar Andhika dalam keterangannya, Sabtu .Tahun ini, Disparekraf bekerja sama dengan 12 pelaku industri pariwisata yang tergabung dalam Jakcation Pavilion, antara lain Pesona Wisata Globalindo, PT Satguru Travel and Tours, Hotel Borobudur Jakarta, PT Pergi Bersama EazyGO, PT Inti Jasa Kreatif, dan Indonesia Science Center (PP-IPTEK) TMII - Jakarta.Selain itu terdapat beberapa pelaku lainnya, seperti PT. Teknologi GoVirtual Indonesia (Enjoy Jakarta), OneAsia Tours Indonesia, Jakarta Experience Board/PT Jakarta Tourisindo (Perseroda), PT Transportasi Jakarta, PT Cakrawala Jakarta Kreatif, serta Wisata Kreatif Jakarta.Melalui kolaborasi ini, Jakarta menampilkan berbagai inovasi produk wisata berbasis pengalaman dan edukasi. Selain memperkuat promosi destinasi, keikutsertaan ini juga diharapkan dapat meningkatkan minat perusahaan dan komunitas untuk menjadikan Jakarta sebagai tujuan utama kegiatan outing, team building, dan incentive trip."Kami optimis, keikutsertaan Jakarta di IOE 2025 akan membuka peluang kemitraan baru, memperkuat jaringan industri, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi pelaku pariwisata dan masyarakat," imbuh Andhika.Keterlibatan Disparekraf DKI Jakarta di IOE 2025 mencerminkan komitmen Pemprov DKI dalam memperkuat citra Jakarta sebagai kota destinasi kolaboratif, rekreatif, dan kreatif yang dinamis di Indonesia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Namun, mengingat harga merupakan aspek yang sensitif bagi beberapa pasar berkembang, seperti Indonesia maupun India, vendor ponsel kabarnya bakal menggunakan strategi lain, selain kenaikan harga.Menurut bocoran yang dibagikan di blog Naver Korea Selatan, vendor ponsel kemungkinan memangkas RAM HP. Karena itu, beberapa ponsel dengan RAM 16 GB kemungkinan menjadi produk yang cukup langka.Sebaliknya, ponsel dengan RAM 4 GB justru akan lebih mendominasi ketimbang saat ini. Bocoran itu juga menyebutkan bahwa ponsel dengan RAM 12 GB bisa dipangkas hingga 40 persen, hingga menjadi 6 GB atau 8 GB. Sementara model yang biasanya dibekali RAM 8 GB, dipotong hingga 50 persen menjadi 4 GB atau 6 GB.Sayangnya, walaupun konfigurasi RAM beberapa ponsel tahun depan dipangkas, harganya tetap lebih mahal dibanding model sebelumnya, dilansir Gizmochina.Adapun kenaikan harga HP terjadi sebagian besar karena meningkatnya pemintaan memori di berbagai industri termasuk untuk data center kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga menimbulkan kelangkaan pasokan.Hal tersebut juga diamini oleh Xiaomi, hingga menyatakan bahwa harga produknya tahun depan meningkat.Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia NaikXiaomi sudah mengumumkan rencana kenaikkan harga smartphone baru mulai tahun depan. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing dalam konferensi pers terkait laporan pendapatan perusahaan pada November 2025 lalu.Ia mengataka bahwa keputusan ini diambil karena semakin mahalnya harga chip memori, akibat melonjaknya permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).Tingginya permintaan chip memori untuk server juga membuat perusahaan seperti Samsung, memangkas produksi chip memori termasuk untuk ponsel, dan mengalihkannya ke memori bandwidth tinggi (high bandwidth memory).Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G.

| 2026-01-17 04:39