[KLARIFIKASI] Jasad Ibu dan Anak Berpelukan Ditemukan Saat Banjir Sukabumi, Bukan Sumatera

2026-02-03 06:38:43
[KLARIFIKASI] Jasad Ibu dan Anak Berpelukan Ditemukan Saat Banjir Sukabumi, Bukan Sumatera
Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini. - Pengguna media sosial menyebarkan foto dan video penemuan jasad ibu dan anak berpelukan di antara reruntuhan dan tanah becek.Narasinya menyebutkan, ibu dan anak tersebut ditemukan saat evakuasi bencana banjir dan longsor di Sumatera pada Desember 2025.Namun setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas.com, konten tersebut disebarkan dengan konteks keliru.Konten menginformasikan jasad ibu dan anak ditemukan berpelukan saat evakuasi banjir Sumatera disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan Instagram ini.Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada 2 Desember 2025:Jenazah ibu dan anak korban banjir Sumatera ditemukan dalam posisi berpelukanakun Instagram Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Instagram, 2 Desember 2025, mengenai penemuan jasad ibu dan anak berpelukan saat evakuasi banjir.Konten yang beredar merupakan video lama sebelum terjadi banjir dan longsor di Sumatera pada akhir November 2025.Video serupa ditemukan di kanal YouTube Layar Media, yang diunggah pada 9 Maret 2025.Keterangan video menyebutkan, jasad ibu dan anak berpelukan ditemukan saat evakuasi korban banjir di Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.Sebagaimana diwartakan Kompas TV, warga Kampung Gumelar sempat melihat Sinta sang ibu, dan anaknya, Nurul terseret banjir.Warga meluapkan amarahnya ke suami dan ayah korban karena dianggap tidak peduli saat istri dan anaknya dinyatakan hilang.Sampai akhirnya kedua korban ditemukan meninggal dunia tertimbun reruntuhan rumah.Konten menampilkan penemuan jasad ibu dan anak berpelukan terjadi di Sukabumi, Jawa Barat.Kedua korban terseret banjir pada 6 Maret 2025. Kemudian ditemukan tertimbun reruntuhan rumah dan meninggal dunia dalam kondisi berpelukan pada 7 Maret 2025.Sementara, banjir di Sumatera terjadi pada November 2025.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-02-03 05:39