Polri Tambah Personel Percepatan Penanganan Bencana Sumatera, Brimob hingga K-9 Dikerahkan

2026-01-11 14:46:53
Polri Tambah Personel Percepatan Penanganan Bencana Sumatera, Brimob hingga K-9 Dikerahkan
JAKARTA, - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengerahkan personel dalam jumlah besar untuk memperkuat penanganan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Penguatan personel dilakukan melalui penempatan satuan Brimob, Samapta, unit K-9, tim identifikasi DVI, hingga tim trauma healing.Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pengecekan pasukan dilakukan langsung oleh Wakapolri sebelum pemberangkatan.Baca juga: Polri Kembali Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Banjir-Longsor di Sumatera"Pada hari ini juga tadi dilakukan pengecekan oleh Bapak WakaPolri. Kesiapan dan pergerakan personil Polri dalam rangka membantu mem-backup teman-teman personil Polri yang ada di daerah tentu memiliki kapasitas dan keterbatasan,” ucap Trunoyudo, Senin .Ia menjelaskan, Korps Brigade Mobil (Korbrimob) menyiapkan 300 personel yang akan dibagi masing-masing 100 personel untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Selain itu, Sabhara atau Korsabhara juga menurunkan 300 personel Samapta untuk memperkuat kebutuhan di lapangan.Untuk pencarian korban, Polri mengerahkan 39 personel Polsatwa K-9 yang dilengkapi 11 ekor anjing pelacak.“Pada pasca bencana ini tentu dibutuhkan salah satunya adalah mencari saudara-saudara kita yang menjadi korban yang masih tertimbun atau laporan hilang,” kata Trunoyudo.Di bidang medis dan identifikasi jenazah, Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri mengirim 27 personel.Baca juga: JK Perkirakan Pemulihan Bencana Sumatera Butuh Anggaran Rp 60 MiliarSelain itu, Polri juga mengerahkan tim trauma healing sebanyak 20 personel untuk memberikan pendampingan psikologis kepada masyarakat terdampak."Nanti ada fungsi Disaster Victim Investigaion (DVI) untuk melakukan identifikasi ante mortem, post mortem dalam mengidentifikasi saudara-saudara kita yang beberapa sudah diketemukan dengan kondisinya, maka diperlukan langkah-langkah pengidentifikasian," ujar Trunoyudo.Trunoyudo menjelaskan bahwa seluruh pengerahan ini bertujuan mempercepat proses penanganan pascabencana serta mendukung kepolisian daerah dalam memenuhi kebutuhan operasional di lapangan.


(prf/ega)