- Ahli paleontologi menemukan sekitar 16.600 jejak kaki di sepanjang Carreras Pampa, garis pantai kuno yang berlokasi di Taman Nasional Torotoro, Bolivia.Temuan itu dipublikasikan dalam jurnal PLOS One pada Rabu .Dikutip dari ABC News, temuan ini menunjukkan kemungkinan pergerakan dinosaurus dan hewan lain di sepanjang pantai purba tersebut.Dalam makalah itu, disebutkan bahwa mayoritas jejak tersebut milik theropoda, dinosaurus dari periode Cretaceous yang dikenal karena cara berjalannya, seperti Tyrannosaurus rex.Jejak-jejak dinosaurus itu diyakini terbentuk antara 145 juta tahun hingga 66 juta tahun yang lalu.Baca juga: Ditemukan Jejak Dinosaurus Terbesar di Eropa, Panjang Jalur Setara 2 Lapangan Sepak BolaUntuk diketahui, Carreras Pampa merupakan rumah bagi jejak kaki dinosaurus yang paling terawat di dunia.Wilayah seluas 24,5 kilometer persegi itu juga tercatat memiliki jejak dinosaurus terbanyak di dunia.Jejak kaki itu menunjukkan cara dinosaurus berjalan, berlari, dan berenang. Kawanan itu disebut menyeret ekornya atau mengambil belokan tajam di tengah perjalanan.Sementara, jejak renang terbentuk ketika theropoda menggaruk dasar laut dengan jari kaki tengahnya, sehingga menghasilkan alur yang tampak melengkung dan lurus.Baca juga: Banjir Texas Surut, Muncul 15 Jejak Kaki DinosaurusPeneliti mengungkapkan, sebagian besar jejak renang dinosaurus yang ditemukan bersifat individu.Berbagai bentuk dan ukuran jejak kaki juga menunjukkan ada beberapa jenis dinosaurus yang berkeliaran di sepanjang garis pantai yang diyakini sebagai "jalan raya" prasejarah.Beberapa jejak kaki diketahui berukuran kurang dari 10 cm, yang diyakini milik spesies theropoda lebih kecil, seperti Coelophysis.Dinosaurus theropoda berukuran sedang, seperti Dilophosaurus atau Allosaurus, kemungkinan besar memiliki jejak kaki terbesar yang panjangnya lebih dari 30 cm.Baca juga: Mamalia Terkecil Ditemukan Hidup di Zaman Dinosaurus, Beratnya 30 GramDikutip dari CNN, ahli paleontologi Macquarie University, Australia, Sally Hurst identifikasi ribuan jejak kaki individu dan deskripsi gaya berjalan dinosaurus memberikan implikasi besar dalam rekonstruksi lingkungan purba.Jejak-jejak tersebut terawetkan pada kedalaman yang bervariasi di tempat yang sebelumnya merupakan lumpur lunak dan dalamSejak tahun 1980-an, Carreras Pampas telah dikenal karena jejak dinosaurus. Namun, cakupan dan jumlahnya belum pernah dipelajari secara detail.Sebelum pemetaan Carreras Pampas, situs dengan jejak dinosaurus terbanyak di dunia juga berada di Bolivia, yakni Cal Orck'o di Sucre.Situs itu berasal dari sekitar 68 juta tahun lalu dan diperkirakan menyimpan 14.000 jejak.Ribuan jejak kaki ini memberikan petunjuk penting tentang dinosaurus yang tidak dapat diberikan oleh kerangka fosil.
(prf/ega)
16.600 Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Bolivia, Ungkap Cara Theropoda Berjalan
2026-01-12 05:04:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:44
| 2026-01-12 04:41
| 2026-01-12 03:03
| 2026-01-12 02:49










































