Cak Imin Bangga dan Bersyukur Gus Dur Diusulkan Jadi Pahlawan

2026-01-14 00:37:12
Cak Imin Bangga dan Bersyukur Gus Dur Diusulkan Jadi Pahlawan
Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengaku bersyukur Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur diusulkan mendapat gelar pahlawan. Menurut dia, demokrasi tumbuh kuat di era pemerintahan Gusdur."Gus Dur diusulkan menjadi pahlawan tentu kita bangga, bersyukur, terima kasih karena memang demokrasi tumbuh kuat, dan terakhir gong yang menjadikan reformasi dan demokrasi adalah Gus Dur," kata Cak Imin setelah menghadiri lomba baca kitab kuning di kantor DPP PKB Jl Raden Saleh Jakarta Pusat, Minggu .Meski demikian, Cak Imin tidak mengomentari pro-kontra pemberian gelar pahlawan untuk mantan Presiden RI ke-2 Soeharto. Cak Imin sepenuhnya menyerahkan pertimbangan pemberian gelar pahlawan kepada Dewan Gelar."Nah siapa-siapa saja tentu kita tunggu saja Dewan Gelar. Saya sebagai menteri tentu tidak bisa berkomentar siapa saja yang akan kita dukung atau tidak, sepenuhnya saya menyerahkan kepada dewan kehormatan dan gelar, kita tunggu saja," kata Cak Imin. Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto akan mengumumkan nama-nama pahlawan nasional baru besok. Dia menyebutkan nama-nama tokoh yang direkomendasikan untuk menerima gelar pahlawan nasional sudah diserahkan ke Prabowo."Ya jadi prosesnya berjenjang ya, sudah beberapa kali kami sampaikan mulai dari tingkat kabupaten, provinsi sampai ke Kemensos setelah itu ke Dewan Gelar, Dewan Gelar yang melapor kepada Presiden. Semua sudah dilalui prosesnya, siapapun nanti yang ditetapkan oleh Presiden tentu sudah sangat memenuhi syarat. Nah soal siapa saja kita tunggu pengumuman resminya," kata Gus Ipul kepada wartawan, Minggu .Dia menuturkan rencananya nama-nama pahlawan diumumkan Prabowo besok. Salah satu yang diusulkan adalah Presiden RI ke-2 Soeharto dan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur."Ya salah satu memang yang kita usulkan ya, kita usulkan dari bawah salah satunya adalah Presiden Soeharto, ada juga Presiden Abdurrahman Wahid, dan banyak lagi tokoh-tokoh dari berbagai provinsi, dari berbagai daerah," ucapnya."(Jam 16.00 WIB pengumuman) insyaallah kita tunggu aja, kita tunggu nanti pengumuman dari istana ya, kita tunggu. Ini prosesnya sudah dilalui semua," tutupnya.Simak juga Video '49 Nama Diusulkan Jadi Calon Pahlawan Nasional 2025 ke Prabowo':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-13 23:21