Proyeksi Harga Bitcoin 2026 Bikin Deg-degan: Terpuruk atau Terbang ke Level Tertinggi Sepanjang Masa?

2026-01-17 04:00:54
Proyeksi Harga Bitcoin 2026 Bikin Deg-degan: Terpuruk atau Terbang ke Level Tertinggi Sepanjang Masa?
JAKARTA, - Harga Bitcoin (BTC) memasuki 2026 dengan volatilitas tinggi.Rekor tertinggi baru di atas 126.000 dollar AS pada awal Oktober 2025 diikuti penurunan tajam pada November hingga mendekati 80.000 dollar AS.Harga kembali stabil dan bergerak sedikit di atas 91.000 dollar AS pada Minggu .Baca juga: Harga Bitcoin (BTC) Diproyeksi Sentuh 100.000 Dollar AS di DesemberPrediksi harga Bitcoin pada 2026 terbelah. Mengutip TechStock, Senin , sebagian proyeksi menempatkan potensi penurunan hingga 50.000 dollar AS. Sebagian lain menilai ada peluang kenaikan menuju 300.000 dollar AS.Rentang prediksi yang lebar muncul di tengah dinamika pasar yang makin kompleks. Bitcoin memasuki 2026 sebagai aset yang semakin banyak dimiliki institusi besar dan pemerintah. Sensitivitas terhadap suku bunga, likuiditas global, dan minat risiko investor tetap tinggi.Reli pada Oktober 2025 terhenti akibat tekanan makro. Harga turun lebih dari 30 persen dalam sebulan. Permintaan melalui Exchange-Traded Fund (ETF) masih menjadi penopang utama meski arusnya sempat fluktuatif.Aset kelolaan iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock menembus 70 miliar dollar AS. Eksposur ETF Bitcoin perusahaan itu mendekati 100 miliar dollar AS. November mencatat arus keluar lebih dari 2,3 miliar dollar AS yang menunjukkan sikap hati-hati investor.Ketidakpastian global meningkat menjelang 2026. Laporan DL News menyebut ETF Bitcoin mengalami arus keluar terburuk sejak Februari. Analis menyoroti risiko likuiditas, potensi gelembung saham AI, serta pandangan Federal Reserve (The Fed) yang belum searah terkait suku bunga.Baca juga: Bitcoin Tembus 91.000 Dollar AS, Pasar Yakin The Fed Akan Pangkas Suku BungaPerbankan besar mulai merilis proyeksi multi-tahun Bitcoin. Hasilnya sangat beragam. Standard Chartered menjadi salah satu yang paling agresif dan menilai harga Bitcoin dapat mencapai 300.000 dollar AS pada 2026. Prediksi tersebut ditopang kebijakan pro-kripto di Amerika Serikat serta permintaan institusional melalui ETF.Pandangan lebih pesimistis datang dari analis Bloomberg Intelligence, Mike McGlone. Ia menilai Bitcoin berpotensi turun hingga 50.000 dollar AS pada 2026 jika pasar saham melemah atau kondisi makro tetap ketat dalam waktu panjang.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-17 02:30