Pinjam KUR BRI 2025 Bisa sampai Rp 200 Juta, Cek Tabel Angsuran Terbaru

2026-01-13 08:36:50
Pinjam KUR BRI 2025 Bisa sampai Rp 200 Juta, Cek Tabel Angsuran Terbaru
– Tabel KUR BRI 2025 menjadi acuan penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang berencana mengajukan Kredit Usaha Rakyat pada 2025.Besaran angsuran per bulan menjadi pertimbangan utama sebelum mengajukan pinjaman karena berkaitan langsung dengan kemampuan arus kas usaha.Melalui tabel KUR BRI 2025, calon debitur dapat memperkirakan cicilan bulanan berdasarkan pilihan tenor mulai 12 bulan hingga 60 bulan.Baca juga: Syarat dan Cara Mengajukan Pinjaman KUR BRI dan BNISuku bunga KUR BRI 2025 ditetapkan sekitar 6 persen per tahun sesuai ketentuan pemerintah sehingga cicilan relatif lebih ringan dibandingkan kredit komersial.Dalam skema KUR BRI 2025, pinjaman hingga Rp 100 juta masuk kategori KUR Mikro yang diperuntukkan bagi pelaku UMKM dengan usaha produktif yang telah berjalan.Bank BRI juga menyediakan KUR Super Mikro untuk usaha pemula serta KUR Kecil bagi usaha yang lebih berkembang dengan plafon pinjaman di atas Rp 100 juta hingga Rp 500 juta.Seluruh jenis KUR BRI 2025 dikenakan bunga sekitar 6 persen per tahun sesuai kebijakan pemerintah.Berikut simulasi angsuran KUR BRI 2025 pinjaman Rp 100 juta dengan bunga sekitar 6 persen per tahun.Tenor yang lebih panjang membuat cicilan per bulan lebih ringan, tetapi total pembayaran pinjaman menjadi lebih besar.Selain pinjaman Rp 100 juta, tabel KUR BRI 2025 juga memuat simulasi pinjaman dengan plafon lebih kecil mulai Rp 1 juta hingga Rp 90 juta.TribunJateng.com Tabel angsuran KUR BRI 2025. Angsuran KUR BRI 2025. Kredit usaha rakyat BRI. Pinjaman KUR BRI. Tabel KUR BRI 2025 pinjaman 100 juta. KUR BRI 2025.Besaran cicilan tersebut merupakan simulasi dan dapat berubah sesuai kebijakan Bank BRI serta hasil penilaian kelayakan kredit.Bank BRI juga menyediakan simulasi KUR hingga Rp 200 juta bagi pelaku usaha yang telah berkembang.Jumlah cicilan akhir tetap menyesuaikan hasil analisis kelayakan kredit dan ketentuan bank.Berikut syarat umum yang harus dipenuhi calon debitur KUR BRI 2025:Berikut langkah pengajuan KUR BRI 2025 yang dapat dilakukan pelaku UMKM:Baca juga: Tabel KUR BRI 2025 Pinjaman Rp 100 Juta, Berapa Angsuran Per Bulan?Dengan memahami tabel KUR BRI 2025 pinjaman Rp 1 juta hingga Rp 200 juta, pelaku UMKM dapat memilih tenor yang paling sesuai, menjaga kelancaran angsuran per bulan, dan merencanakan pengembangan usaha secara lebih terukur.(Sumber: / Nur Jamal Shaid)


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Pendekatan “heritage meets modern” tersebut akan menjadi salah satu strategi utama Bata ke depan. Bata, kata Panos, ingin menghidupkan identitas lama yang disukai generasi sebelumnya, tetapi dihadirkan dengan desain yang sesuai selera generasi baru.Transformasi tidak hanya terjadi pada produk, tetapi juga pada retail experience. Laporan Tahunan 2024 menyebut bahwa seluruh toko Bata kini mengadopsi konsep modern-minimalis Red 2.0.Namun, bagi Panos, esensi modernisasi toko bukan sekadar tampil fashionable.“Bagi saya yang penting adalah membuat belanja lebih mudah dengan cara yang sangat sederhana,” ungkapnya. Ia membayangkan toko Bata sebagai ruang yang tidak berantakan, produk yang terkurasi jelas, dapat memandu konsumen tanpa membuat mereka bingung, serta menampilkan fokus utama pada produk.“Kami akan menaruh usaha lebih besar pada produk dan membimbing konsumen ke produk itu, product first,” katanya.Baca juga: Bukan Merek Lokal, Ini Sosok Pendiri Sepatu BataLaporan tahunan 2024 juga menunjukkan penguatan digital Bata secara signifikan, mulai dari integrasi pembayaran digital (Gopay, ShopeePay, OctoPay, Visa Contactless), kolaborasi dengan key opinion leader (KOL), serta penguatan Bata Club sebagai program loyalitas.Upaya itu sejalan dengan visi Panos untuk membawa Bata lebih dekat ke generasi muda Indonesia. Apalagi, generasi ini berbelanja secara omnichannel dan peka terhadap brand yang punya nilai jelas.Panos menilai, generasi muda juga punya kepekaan terkait asal-usul produk. Menurutnya, konsumen masa kini memperhatikan bagaimana sepatu dibuat, mulai dari aspek keberlanjutan (sustainability), lokasi pembuatan produk, hingga siapa yang mengerjakannya.Bata Indonesia sendiri telah melakukan sejumlah langkah keberlanjutan nyata, seperti optimalisasi konsumsi energi, efisiensi rantai pasok, penggunaan teknologi hemat energi, dan tata kelola material yang lebih baik.“Sustainability bukan sesuatu yang kamu pasarkan. Sustainability adalah sesuatu yang kamu jalani dan kamu wujudkan setiap hari,” tegasnya.Upaya modernisasi Bata, mulai dari kurasi produk, perbaikan toko, hingga penguatan kanal digital, pada akhirnya kembali pada satu tujuan, yakni menjawab kebutuhan konsumen Indonesia hari ini. Setelah melewati masa restrukturisasi, Bata ingin memastikan bahwa setiap langkah transformasi benar-benar berangkat dari pemahaman terhadap perilaku dan ekspektasi masyarakat Indonesia yang terus berkembang.Di sinilah Panos melihat kekuatan besar yang dimiliki Bata selama puluhan tahun di Indonesia, yaitu hubungan emosional yang terbangun secara alami dengan konsumennya.Baca juga: Sepatu Bata, Sering Dikira Produk Lokal Ternyata Berasal dari Ceko“Konsumen Indonesia sangat loyal. Jauh lebih loyal jika dibandingkan banyak konsumen lain di dunia,” kata Panos.Namun, ia mengingatkan bahwa loyalitas bukan sesuatu yang bisa dianggap pasti. “Kami harus relevan untuk konsumen hari ini, lebih terhubung dengan audiens muda, dan membawa mereka kembali masuk ke Bata,” tuturnya. Upaya untuk kembali relevan di mata konsumen tidak bisa berdiri sendiri. Menurut Panos, transformasi Bata hanya bisa berjalan jika dukungan internal juga kuat dan keyakinan dari orang-orang yang bekerja di baliknya.“Setelah Covid, keyakinan itu selalu turun. Padahal, kepercayaan internal itu sangat penting,” katanya.Maka dari itu, Panos ingin seluruh tim melihat arah baru Bata sebagai momentum untuk bangkit bersama.“Kami akan membutuhkan lebih banyak karyawan untuk berkembang dan menjadi lebih kuat di Indonesia,” katanya.Dengan fondasi internal yang diperkuat dan strategi baru yang mulai berjalan, Panos memandang masa depan Bata di Indonesia dengan keyakinan yang besar. Baginya, transformasi yang sedang dilakukan tidak hanya soal restrukturisasi, modernisasi produk, atau pembaruan toko, tetapi juga membangun hubungan yang lebih bermakna dengan konsumen.“Saya berharap ketika datang lagi ke sini, saya bisa merasa bangga terhadap Bata. Bangga melihat Bata tersedia untuk konsumen yang lebih luas, melihat pelanggan datang ke Bata dan bisa merasakan mereka menyukainya,” harapnya.Baca juga: Sejarah Sepatu Bata, Merek Eropa yang Sering Dikira dari IndonesiaIa juga menginginkan pertumbuhan yang tidak hanya tecermin dalam penjualan atau jumlah toko, tetapi juga dalam cara masyarakat Indonesia memaknai kehadiran Bata setelah lebih dari 90 tahun berada di tengah mereka.“Saya ingin Bata berarti sesuatu bagi Indonesia serta berkata, ‘Saya tumbuh bersama Bata. Bata adalah perusahaan lokal sekaligus global dan Bata mengerti saya’,” katanya. Panos melihat Indonesia bukan sekadar pasar besar, melainkan rumah penting bagi perjalanan panjang Bata. Dengan arah baru, strategi yang lebih fokus, dan loyalitas konsumen yang kuat, ia yakin Bata akan kembali menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia untuk waktu yang lama.

| 2026-01-13 08:10