Tantangan Andien Aisyah Salurkan Bantuan ke Aceh Timur, Helikopter Tak Bisa Mendarat

2026-01-11 22:13:50
Tantangan Andien Aisyah Salurkan Bantuan ke Aceh Timur, Helikopter Tak Bisa Mendarat
JAKARTA, - Penyanyi Andien Aisyah membagikan momen haru saat menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Aceh Timur.Lantaran akses darat dan air yang terputus total, Andien bersama timnya harus menggunakan helikopter untuk menjangkau desa-desa yang terisolasi.Melalui unggahan Instagram pribadinya, Andien menceritakan betapa sulitnya medan yang harus ditempuh.Baca juga: Terpaksa Salurkan Bantuan di Aceh Timur dengan Metode Airdrop, Andien: Nggak Ada Pilihan LainBahkan, demi memaksimalkan jumlah bantuan yang bisa diangkut, Andien rela terbang seorang diri di dalam kabin helikopter tanpa didampingi suaminya, Irfan Wahyudi (Ippe), maupun tim relawan lainnya."Karena bawa barang donasi cukup banyak, jadi aku cuman bisa berangkat sendiri. Dari Medan ke Aceh Timur," tulis Andien dikutip Kompas.com, Rabu .Andien menyebut sang suami dan tim lainnya memantau pergerakan helikopter tersebut dari darat menggunakan aplikasi pelacak penerbangan (flight radar).Tantangan tidak berhenti di situ.Sesampainya di lokasi, helikopter yang ditumpanginya ternyata tidak bisa mendarat sempurna karena kondisi tanah yang sangat labil akibat banjir.Baca juga: Andien Minta Pemerintah Serius Tangani Bencana Sumatera: Tak Cukup Hanya Salurkan Bantuan"Berusaha untuk landing, tadinya pas liat tanah lapang optimis banget bisa landing. Tapi ternyata tanahnya masih lembek karena lumpur, jadi terlalu berisiko," jelas Andien.Akhirnya, pilot memutuskan untuk melakukan teknik hovering atau terbang rendah di atas permukaan tanah tanpa menyentuh landasan, agar bantuan tetap bisa disalurkan kepada warga yang sudah menunggu di bawah."Jadi kami memutuskan untuk hovering dengan sangat rendah untuk bisa memberikan bantuan. Really guys ini enggak punya pilihan lain," lanjutnya.Dalam video yang dibagikan, terlihat hamparan lumpur pekat dan pepohonan yang tumbang menyapu pemukiman warga.Andien mengaku hanya bisa terdiam melihat kehancuran yang nyata di depan matanya dari ketinggian."Cuman bisa bengong sambil membatin apa yang selama ini aku lihat di sosmed ternyata beneran ya," ungkap pelantun "Gemintang" tersebut dengan emotikon menangis.Baca juga: Andien Sumbang Genset, Warga Desa Sekumur Tepuk Tangan Listrik MenyalaMeski bantuan yang dibawa terbatas, Andien merasa sedikit lega bisa menemukan desa-desa yang sebelumnya tidak terjangkau akses apapun.Pilot helikopter pun telah menandai titik koordinat kampung tersebut untuk pengiriman bantuan lanjutan.Menutup catatannya, Andien berjanji akan terus menggalang dana dari Jakarta untuk membantu pemulihan pascabencana yang diprediksi memakan waktu lama."Sedih banget harus meninggalkan Sumatra untuk saat ini... Insya Allah, dari Jakarta aku dan tim KitaBisa akan terus galang dana dan ngelist kebutuhan-kebutuhan lain di lapangan. Karena ini bukan pekerjaan sebulan dua bulan, ini butuh tahunan. Bismillah. Thank you Sumatra, hang in there!" pungkasnya.


(prf/ega)