Gandeng S&P Dow Jones Indices, BEI Luncurkan Tiga Indeks Saham Co-Branded

2026-01-15 14:11:41
Gandeng S&P Dow Jones Indices, BEI Luncurkan Tiga Indeks Saham Co-Branded
JAKARTA, - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan S&P Dow Jones Indices (S&P DJI), salah satu penyedia indeks terkemuka dunia, meluncurkan tiga indeks saham co-branded yang mencakup saham-saham tercatat di BEI, termasuk indeks berbasis ESG, dividen, dan syariah.Indeks co-branded baru yang diluncurkan meliputi Indeks S&P/IDX Indonesia ESG Tilted, Indeks S&P/IDX Indonesia Shariah High Dividend, dan Indeks S&P/IDX Indonesia Dividend Opportunities.Kolaborasi ini mencakup pengembangan, penerbitan, dan distribusi rangkaian indeks yang dirancang bagi investor yang mencari peluang di pasar Indonesia.Baca juga: BEI Bakal Kirim Surat Keberatan ke MSCI soal Metode Penghitungan Free Float SahamMelalui kerja sama ini, S&P DJI juga akan memanfaatkan kemampuannya untuk memasarkan dan memberikan lisensi berbagai indeks BEI ke seluruh dunia.Chief Commercial Officer di S&P Dow Jones Indices, Robert Ross, mengatakan bahwa indeks co-branded bertujuan memberikan tolok ukur yang tepercaya, transparan, dan berbasis aturan bagi investor yang mencerminkan kinerja pasar Indonesia.Menurutnya, seiring dengan kemunculan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi baru dunia, kerja sama ini akan membantu investor menavigasi pasar modal Indonesia yang berkembang pesat dan mengambil keputusan investasi yang lebih tepat.“Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan BEI dan menyambut baik BEI sebagai anggota terbaru di dalam jaringan internasional bursa efek kami,” ujar Robert saat gelaran seremoni peluncuran tiga indeks co-branded di gedung BEI, Jakarta, Senin .“Dengan menggabungkan kemampuan indeks kelas dunia milik S&P DJI dengan pemahaman domestik yang mendalam dari BEI, indeks co-branded ini bertujuan untuk memberikan tolok ukur yang tepercaya, transparan, dan berbasis aturan bagi investor yang mencerminkan kinerja pasar Indonesia,” paparnya.Senada, Presiden Direktur BEI, Iman Rachman, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan S&P Dow Jones Indices mencerminkan komitmen Bursa untuk memperkuat ekosistem pasar modal Indonesia.“Dengan memadukan keahlian pasar domestik BEI dan kemampuan global S&P DJI, BEI berupaya menyediakan tolok ukur berkelas dunia bagi investor, mencerminkan pertumbuhan dinamis serta peluang baru yang terus berkembang di Indonesia,” kata Iman.Kerja sama ini juga menandai langkah penting untuk meningkatkan daya saing global indeks BEI dan membuka peluang komersial baru.Indeks-indeks co-branded memadukan basis data yang eksklusif dan keahlian S&P DJI dalam pengembangan indeks, serta wawasan komprehensif BEI tentang pasar Indonesia.Lebih jauh, S&P DJI akan memanfaatkan jaringan komersial globalnya dan master licensing agreements untuk mempromosikan indeks BEI di luar negeri, guna menarik lebih banyak dana internasional ke Indonesia.Kerja sama ini juga merupakan bagian dari inisiatif S&P DJI yang lebih luas dalam mendukung bursa di seluruh dunia untuk meningkatkan visibilitas pasar domestik melalui indeks co-branded dan lisensi indeks.Baca juga: OJK dan Kemenkeu Bentuk Tim Pembenahan Pasar Modal, BEI Diminta Kendalikan Saham Gorengan


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Bersamaan dengan hal tersebut, pemateri sekaligus psikolog, Muslimah Hanif mengatakan, hasil dari rapid asesmen yang dilakukan menunjukkan lebih dari 50 persen peserta menunjukkan emosi cenderung sedih.Ada sebagian dari mereka menunjukkan hasil emosi senang karena dapat bermain dan berjumla dengan teman-temannya.Hasil lain juga didapat dari wawancara informal dengan kepala sekolah dan guru. Sebagian besar dari mereka masih merasa cemas dan memerlukan bantuan untuk mengurangi rasa khawatir terkait dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu serta dampak dari bencana yang terjadi, ujar Muslimah.Selanjutnya, Kemendikdasmen juga akan melakukan pendampingan psikososial di beberapa titik lokasi bencana. Dengan harapan, warga satuan pendidikan terdampak bencana tetap semangat dan terbangun rasa senang dalam proses pembelajaran.DOK. KEMENDIKDASMEN Mendikdasmen Abdul Mu?ti saat mengajak siswa menyanyi bersama di tenda darurat Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara .Pemulihan psikologis murid menjadi langkah penting sebelum proses belajar-mengajar dimulai kembali. Tanpa penanganan tepat, trauma ini dapat berkembang menjadi gangguan jiwa serius di kemudian hari dan menghambat potensi anak-anak dalam jangka panjang.Anak-anak dan remaja adalah kelompok sangat rentan terhadap trauma pascabencana. Mengalami banjir, kehilangan rumah, harta benda, atau bahkan orang yang dicintai dapat memicu gangguan kesehatan mental.Baca juga: Kementrans Monitoring Kawasan Transmigrasi Terdampak Banjir SumateraPenting juga untuk diingat bahwa guru juga menjadi korban dan mengalami trauma. Guru yang lelah secara emosional atau mengalami trauma sendiri tidak akan siap untuk mengajar secara efektif, yang pada akhirnya memengaruhi siswa.Dukungan tepat dan berkelanjutan sangat penting agar anak-anak dapat memproses trauma yang mereka alami, bangkit kembali, dan melanjutkan tugas perkembangan mereka dengan baik.

| 2026-01-15 12:56