Daftar Wilayah yang Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 15 Desember 2025

2026-01-11 22:26:20
Daftar Wilayah yang Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 15 Desember 2025
- Beberapa wilayah Indonesia berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang pada Senin .Hal itu berdasarkan informasi prakiraan cuaca yang dibagikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Minggu .Untuk itu, masyarakat di wilayah-wilayah yang dimaksud BMKG diminta meningkatkan kesiapsiagaan.Baca juga: BMKG: Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 14-15 Desember 2025Dilansir dari unggahan Instagram @infobmkg pada Rabu , siklon Tropis Bakung diprediksi berada di Samudera Hindia barat Lampung dengan kecepatan maksimum 60 knots dan tekanan udara minimum adalah 981 hektopaskal dengan arah gerak ke arah barat daya.Potensi 48-72 jam ke depan, intensitasnya persisten pada kategori 2 dengan pergerakan ke arah barat daya menjauhi wilayah Indonesia.Bibit siklon tersebut dapat meningkatkan kecepatan angin di sekitar sistem atau low level jet hingga mencapai 25 knots. Dan dapat membentuk daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi di Samudera Hindia Barat Daya Lampung atau di sekitar sistem.Kemudian terpantau juga bibit Siklon Tropis 93S diprediksi berada di Samudera Hindia Selatan Jawa Timur.Baca juga: Apakah Dampak Bibit Siklon Tropis 91S Sama dengan Siklon Tropis Senyar? Ini Penjelasan BMKGDalam 24 jam ke depan, intensitas bibit Siklon Tropis 93S intensitasnya diperkirakan persisten dan cenderung melemah ditandai dengan kecepatan angin maksimum hingga 10-15 knots dan menurunnya aktivitas konvektif dengan arah pergerakan ke arah selatan.Intensitas sistem diperkirakan akan persisten dengan pergerakan ke arah utara dalam 48-72 jam ke depan.Potensi bibit Siklon Tropis 93S untuk berkembang menjadi Siklon Tropis dalam 24-72 jam ke depan dalam kategori peluang rendah.Bibit siklon tersebut dapat membentuk daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi memanjang dari Jawa Tengah hingga Nusa Tenggara Barat.Terdapat pula potensi pertumbuhan low pressure area di Laut Arafuru barat daya Papua Selatan yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Maluku bagian selatan, Papua Tengah, dan juga Papua Selatan.Baca juga: BMKG Waspadai Pasang Sungai Musi, Air Berpotensi Naik hingga 3,7 MeterSirkulasi siklonik juga diprediksi terbentuk di Samudera Pasifik utara Papua Nugini yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi di wilayah Samudera Pasifik utara Papua Nugini.Daerah konvergensi lainnya memanjang dari Selat Malaka hingga Riau, Laut Natuna hingga Kepulauan Riau, Laut Jawa, Kalimantan Utara, Laut Sulu, dan Laut Arafuru.Daerah pertumbuhan angin atau konflensi terpantau di Laut Jawa, Selat Makassar bagian Selatan, Laut Arafuru, dan Laut Halmahera.Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklon tropis, low pressure area, sirkulasi siklonik, dan di sepanjang daerah konvergensi atau konflensi tersebut.Baca juga: Presiden Prabowo Ingin Peringatan Dini BMKG Jadi Perhatian SeriusKombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia pada Senin 15 Desember 2025. Mulai dari hujan lebat hingga sangat lebat, hujan sedang hingga lebat, dan angin kencang.Baca juga: BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter, Berlaku 13–16 Desember 2025Baca juga: Siklon Tropis Bakung Terbentuk, BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem


(prf/ega)