JAKARTA, – Masih banyak perempuan yang belum terbiasa mencatat siklus menstruasinya secara rutin. Padahal, pencatatan siklus menstruasi dapat membantu perempuan mengenali kondisi tubuhnya sendiri sekaligus mempermudah dokter dalam melakukan penilaian medis.Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Agatha Pradana, Sp.OG, M.Si menekankan, setiap perempuan bisa memiliki pola dan siklus menstruasi yang berbeda, meskipun berada dalam kondisi sehat. Baca juga: 5 Cara Mengelola Stres agar Siklus Menstruasi Teratur Menurut PakarPerbedaan tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor dalam kehidupan sehari-hari.“Pola dan siklus menstruasi setiap perempuan bisa saja berbeda meskipun dalam kondisi yang sehat. Hal ini bisa dipengaruhi stres, pola makan, dan lainnya,” jelas dr. Agatha dalam acara Comprehensive Obgyn Service at Brawijaya Hospital Antasari, di Jakarta Selatan, Sabtu .Menurut dr. Agatha, banyak perempuan datang berkonsultasi dengan dokter tanpa membawa catatan yang jelas terkait siklus menstruasinya. Hal ini membuat proses evaluasi menjadi lebih sulit, terutama jika pasien mengalami keluhan tertentu.Ia pun menganjurkan perempuan untuk mulai memanfaatkan aplikasi pencatat menstruasi yang kini sudah banyak tersedia.“Saya selalu sarankan perempuan untuk mulai pakai aplikasi yang bisa track menstruasi. Tujuannya agar mereka bisa melihat frekuensi dan punya catatan yang pasti jika sewaktu-waktu dibutuhkan dokter,” ujarnya.Dengan adanya catatan yang tersimpan rapi, dokter akan lebih mudah memahami pola menstruasi pasien dan melakukan penilaian jika terjadi perubahan atau keluhan tertentu.Ia menjelaskan, data yang tercatat di aplikasi menstruasi dapat menjadi informasi penting bagi tenaga medis. Pencatatan yang konsisten mempermudah dokter dalam mendiagnosis kondisi pasien apabila terjadi gangguan kesehatan reproduksi.Baca juga: Benarkah Stres Bikin Menstruasi Terlambat? Ini Penjelasan AhliCatatan tersebut membantu dokter melihat apakah siklus menstruasi pasien masih berada dalam batas normal atau menunjukkan pola yang perlu diwaspadai. Tanpa data yang jelas, dokter sering kali hanya mengandalkan ingatan pasien, yang tidak selalu akurat.Fakta di lapangan menunjukkan bahwa hingga kini masih banyak perempuan yang belum menggunakan aplikasi untuk mencatat siklus menstruasi secara rutin. Padahal, pencatatan digital dinilai lebih praktis dibandingkan metode manual.
(prf/ega)
Mengapa Perempuan Perlu Mencatat Siklus Menstruasi? Ini Kata Dokter
2026-01-12 14:29:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 14:20
| 2026-01-12 14:19
| 2026-01-12 13:42
| 2026-01-12 12:57
| 2026-01-12 12:49










































