LAMPUNG, - Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian delapan anak buah kapal (ABK) KM Maulana-30 yang belum ditemukan hingga hari kedua sejak kapal nelayan itu terbakar di Perairan Selatan Belimbing, Kabupaten Tanggamus.Kepala Kantor SAR Lampung, Deden Ridwansyah, mengatakan, tim gabungan memperluas area pencarian hingga radius 26,26 Nm atau sekitar 42,2 km."Untuk mengoptimalkan pencarian, area dibagi menjadi dua sektor, yakni SRU 1 menggunakan KN SAR 224 Basudewa dan SRU 2 menggunakan KM Maulana VII, dengan pola pencarian laut terstruktur," kata Deden dalam keterangannya, Minggu malam.Selain penyisiran laut, unsur SAR gabungan juga melakukan pencarian di wilayah pesisir, termasuk penyisiran sepanjang pesisir Tambling dan perairan sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan kapal hiu fiber milik Tambling Wildlife Nature Conservation.Baca juga: Detik-detik Kapal Asal Jakarta Terbakar di Perairan Lampung, 8 ABK Hilang"Operasi sempat dihentikan sementara akibat cuaca buruk di lokasi pencarian. Setelah kondisi memungkinkan, pencarian kembali dilanjutkan pada siang hari," katanya.Namun, hingga sore hari, hasil pencarian belum membuahkan temuan sehingga operasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada hari ketiga sesuai rencana operasi berikutnya."Hasil pencarian hari ke-2 sampai sore ini masih nihil dan sempat dihentikan pada siang hari karena cuaca yang kurang mendukung, angin kencang 20 knots dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter sampai 3 meter," kata dia.Baca juga: Kapal Asal Jakarta Terbakar di Perairan Lampung, 25 Selamat dan 8 Masih Hilang, Berikut DaftarnyaBerikut daftar ABK tersebut:1. M Rifky Isna (22 tahun), asal Pekalongan2. Fattahillah (30 tahun), asal Pekalongan3. Syaiful Parno Majid (46 tahun), asal Pekalongan4. M Yusron Muttaqo (33 tahun), asal Pekalongan5. Rasmat (46 tahun), asal Pekalongan6. Agus Ramadlon (47 tahun), asal Pekalongan7. Mujahidin (39 tahun), asal Pekalongan8. Syahrudin Dirwanto (22 tahun), asal Depok
(prf/ega)
Kapal KM Maulana-30 Terbakar di Lampung: 8 ABK Hilang, Tim SAR Perluas Pencarian
2026-01-12 14:00:10
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 14:09
| 2026-01-12 13:27
| 2026-01-12 13:07
| 2026-01-12 12:42
| 2026-01-12 11:45










































