BMKG: Siklon Tropis Hayley Pengaruhi Cuaca di Indonesia, Waspada Hujan Lebat hingga Awal Tahun 2026

2026-02-04 22:48:12
BMKG: Siklon Tropis Hayley Pengaruhi Cuaca di Indonesia, Waspada Hujan Lebat hingga Awal Tahun 2026
Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi peningkatan hujan dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi itu dipicu dinamika iklim global dan aktivitas siklon tropis di sekitar wilayah Tanah Air.Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyampaikan itu dalam Rapat Koordinasi Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Basah yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin .BMKG juga mencatat, Indonesia saat ini berada dalam pengaruh fenomena La Nina lemah yang diperkirakan berlangsung hingga awal 2026. Kondisi tersebut memicu pembentukan awan hujan secara intensif di wilayah Indonesia akibat suhu muka laut domestik yang lebih hangat dibanding Samudera Pasifik dan Hindia.Advertisement"Dalam beberapa bulan terakhir, kondisi dari anomali suhu muka air laut di perairan Indonesia yang menyebabkan kita menjadi steam engine atau tungku terbentuknya awan-awan tinggi yang menyebabkan curah hujan yang cukup tinggi di Indonesia,” ujar Faisal.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Namun, mengingat harga merupakan aspek yang sensitif bagi beberapa pasar berkembang, seperti Indonesia maupun India, vendor ponsel kabarnya bakal menggunakan strategi lain, selain kenaikan harga.Menurut bocoran yang dibagikan di blog Naver Korea Selatan, vendor ponsel kemungkinan memangkas RAM HP. Karena itu, beberapa ponsel dengan RAM 16 GB kemungkinan menjadi produk yang cukup langka.Sebaliknya, ponsel dengan RAM 4 GB justru akan lebih mendominasi ketimbang saat ini. Bocoran itu juga menyebutkan bahwa ponsel dengan RAM 12 GB bisa dipangkas hingga 40 persen, hingga menjadi 6 GB atau 8 GB. Sementara model yang biasanya dibekali RAM 8 GB, dipotong hingga 50 persen menjadi 4 GB atau 6 GB.Sayangnya, walaupun konfigurasi RAM beberapa ponsel tahun depan dipangkas, harganya tetap lebih mahal dibanding model sebelumnya, dilansir Gizmochina.Adapun kenaikan harga HP terjadi sebagian besar karena meningkatnya pemintaan memori di berbagai industri termasuk untuk data center kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga menimbulkan kelangkaan pasokan.Hal tersebut juga diamini oleh Xiaomi, hingga menyatakan bahwa harga produknya tahun depan meningkat.Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia NaikXiaomi sudah mengumumkan rencana kenaikkan harga smartphone baru mulai tahun depan. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing dalam konferensi pers terkait laporan pendapatan perusahaan pada November 2025 lalu.Ia mengataka bahwa keputusan ini diambil karena semakin mahalnya harga chip memori, akibat melonjaknya permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).Tingginya permintaan chip memori untuk server juga membuat perusahaan seperti Samsung, memangkas produksi chip memori termasuk untuk ponsel, dan mengalihkannya ke memori bandwidth tinggi (high bandwidth memory).Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G.

| 2026-02-04 22:18