PLTS Terangi 46 Kapal Nelayan Kecil di Karawang, Hemat BBM dan Kurangi Emisi

2026-01-12 04:29:56
PLTS Terangi 46 Kapal Nelayan Kecil di Karawang, Hemat BBM dan Kurangi Emisi
KARAWANG, - Sebanyak 46 kapal nelayan kecil di Desa Muara, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini tak lagi melaut dalam gelap.Berkat bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dari Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), kapal-kapal mereka kini dilengkapi lampu bertenaga surya yang bisa menerangi lautan malam tanpa perlu bahan bakar minyak.Program pemasangan PLTS ini merupakan bagian dari inisiatif Desa Energi Berdikari (DEB) yang diresmikan pada Selasa oleh CEO Pertamina NRE, John Anis.Setiap kapal dilengkapi lampu penerangan bertenaga surya berkapasitas 150 watt, menggantikan senter dan lampu yang bersumber dari Bahan Bakar Minyak (BBM) yang selama ini digunakan para nelayan.Baca juga: Kadin Siap Terjun Dukung PLTS 100 Gigawatt, demi RI Menuju Swasembada EnergiJohn menjelaskan, penggunaan energi surya bukan hanya membantu nelayan beraktivitas saat malam hari, namun juga memberikan dampak lingkungan.Dengan PLTS, nelayan dapat menghemat 1-2 liter BBM setiap malam.Jika dikalkulasikan, total penghematan mencapai lebih dari 20.000 liter BBM per tahun, yang setara dengan pengurangan emisi karbon sekitar 45 ton CO2 atau sebanding dengan penanaman lebih dari 2.000 pohon baru.“Kita tujuan utamanya selalu dalam berbisnis itu kita di lokasi itu selalu ingin juga memberikan manfaat kepada masyarakat setempat, jadi semacam giving back juga lah gitu ya,” ujar John saat peresmian DEB. “Karena kan biar gimana kita juga datang ke tempat mereka, kita melakukan bisnis kalau tidak membawa manfaat kayaknya sih kurang pas gitu. Jadi jangan hanya istilahnya untung sendiri lah, tapi juga masyarakat sendiri dapat manfaat,” paparnya.Ke depan, Pertamina NRE berencana memperluas penerapan program energi bersih ke sektor lain seperti pertanian, kesehatan, dan pendidikan.Selain membantu nelayan, perusahaan juga menyiapkan program sosial berkelanjutan yang mencakup bantuan fasilitas kesehatan, edukasi, hingga penguatan ekonomi lokal melalui koperasi energi.“Kalau dari kami dari sisi CSR program intinya sama Pak. Tidak hanya untuk keamanan tapi dari sisi bukan hanya nelayan juga dan komunitas lain dari pertanian juga. Jadi dampak kita ke komunitas sekitar itu intinya selalu satu meningkatkan kualitas hidup atau menjaga,” bebernya.


(prf/ega)