Mentan Klaim Swasembada Beras Tercapai pada Akhir Tahun 2025

2026-01-12 17:40:53
Mentan Klaim Swasembada Beras Tercapai pada Akhir Tahun 2025
JAKARTA, - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengeklaim swasembada beras bisa tercapai pada akhir tahun 2025.Hal ini disampaikan Andi usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis .“Kami laporkan tentang perkembangan pangan khusus untuk beras, pangan kita khusus beras. Insya Allah, insya Allah tanggal 31 Desember jam 12.00. Kalau tidak ada aral melintang, 30 hari lebih, 40 hari ke depan Indonesia swasembada pangan. Itu yang pertama," kata Amran, Kamis.Amran menyampaikan, capaian ini lebih cepat dari target semula, yang ditargetkan dicapai dalam 4 tahun.Baca juga: Refly Harun Cs Walk Out, Jimly Asshiddiqie: Saya Hargai Sikapnya, Itu Aktivis SejatiAmran menuturkan, capaian tersebut merupakan lompatan besar dari target awal pemerintah.Swasembada beras ini merupakan hasil dari arahan langsung dan gagasan besar Presiden Prabowo sejak awal pemerintahan.“Ini adalah gagasan besar Bapak Presiden. Pertama kami ditargetkan 4 tahun, kemudian setelah 21 hari berubah menjadi 3 tahun, dan setelah 45 hari berubah menjadi 1 tahun. Berkat dukungan penuh dari segi regulasi, kemudian pembiayaan, alhamdulillah kita bisa capai dalam waktu singkat,” tutur dia.Selain beras, Amran juga melaporkan rencana pembangunan ekosistem peternakan rakyat dari sisi hulu untuk menjaga stabilitas harga pakan, vaksin, dan obat-obatan.Kementeriannya menyiapkan Harga Pokok Penjualan (HPP) untuk komoditas tersebut.“Kita siapkan HPP, HPP harus dijaga dengan baik. Harga penjualan, harga pokok penjualan, peternakan, juga telur, kemudian ada nanti HET (Harga Eceran Tertinggi) untuk pakan. Sehingga harga tidak jauh berfluktuasi,” ucap Amran.Baca juga: Dasco Temui Prabowo di Istana, Bahas Peningkatan Kesejahteraan OjolUntuk mendukung rencana besar itu, pemerintah menyiapkan pembangunan pabrik pakan di 12 titik pada tahap pertama, dan 18 titik pada tahap kedua, dengan total anggaran Rp 20 triliun.Amran menegaskan bahwa seluruh infrastruktur ini diprioritaskan bagi peternak kecil.“Nah, ini kita akan bangun, pertama adalah 12 daerah, 12 titik, pabrik pakan, kemudian tahap kedua adalah 18 titik. Anggarannya Rp 20 triliun. Sekali lagi, ini dibangun untuk peternak-peternak kecil. Jadi, ini dibangun untuk peternak-peternak kecil, untuk mendukung, men-support peternak-peternak kecil,” ujar dia.


(prf/ega)