Warga Denpasar Batalkan Perjalanan Demi Selamatkan Hewan Peliharaan dari Banjir: Sangat Trauma Saya

2026-01-12 05:08:58
Warga Denpasar Batalkan Perjalanan Demi Selamatkan Hewan Peliharaan dari Banjir: Sangat Trauma Saya
DENPASAR, – Hujan deras yang mengguyur Kota Denpasar sejak Sabtu 13 Desember 2025 memicu banjir parah di berbagai titik wilayah Denpasar Barat, Kota Denpasar.Ketinggian air yang mencapai setinggi bahu orang dewasa tak hanya melumpuhkan aktivitas, namun juga membangkitkan trauma lama bagi warga.Baca juga: WNA Buat Video Asusila di Pantai Kelingking Bali, Polisi Cari PelakunyaDi tengah kepanikan ini, seorang warga Denpasar, Dicky Utomo, hingga rela membatalkan perjalanan jauh demi memastikan keselamatan rumah dan hewan peliharaannya.Dicky Utomo, warga yang tinggal di Jalan Imam Bonjol Denpasar Barat, sempat merasa lega karena telah memulai perjalanan ke Malang.Namun, kabar mengenai banjir membuat pikirannya kacau, terutama kekhawatiran terhadap binatang peliharaannya di rumah."Iya sempat banjir semalam. Saya semalam sudah perjalanan ke Malang, tapi aku akhirnya balik lagi saat sampai Jembrana itu sekitar jam 1 mendengar kabar banjir di Denpasar," ujar Dicky, Minggu .Baca juga: Viral 2 Siswa Sekelas di Bali Duel Gara-gara Persoalan Asmara, Polisi Turun TanganSetelah menempuh jarak yang lumayan jauh dan memakan waktu berjam-jam, Dicky mengambil keputusan karena bayangan bencana serupa pada September lalu masih menghantuinya."Saya kepikiran anak-anak (hewan peliharaan). Takut keulang lagi banjir kayak September. Sangat trauma saya," ungkapnya.Dicky akhirnya kembali ke Denpasar pada pukul 01.00 WITA.Sepulang ke rumahnya, ketinggian air saat itu sekitar sebetis.Perasaan frustrasi dan kritik pun tak terhindarkan kepada pemerintah."Apa langkah pemerintah kalau seperti ini terulang terus," cetusnya, sembari menyinggung masalah tumpukan sampah sebagai salah satu pemicu.Sementara itu, kondisi di Perumahan Buana Permai, Kelurahan Padangsambian, Denpasar Barat, jauh lebih mencekam.Air meluap dan merendam rumah-rumah warga dengan ketinggian mencapai setinggi bahu orang dewasa, terjadi sejak malam dan terus meningkat hingga pagi hari.Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, aparat Kepolisian, Babinsa Koramil 1611-07/Denbar, serta aparatur Kelurahan Padangsambian langsung sigap terjun ke lokasi.


(prf/ega)