Menkeu Purbaya Jamin Utang Negara Tak Bebani Generasi Muda

2026-01-11 22:45:51
Menkeu Purbaya Jamin Utang Negara Tak Bebani Generasi Muda
JAKARTA, - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pengelolaan utang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap dilakukan secara hati-hati dan berelanjutan.Dengan demikian, utang negara tidak akan membebani generasi muda.Kata Purbaya, utang negara akan selalu diukur berdasarkan kemampuan dan kemauan membayar dari pihak yang melakukan utang bukan semata-mata dari besarnya nilai pinjaman saja.Baca juga: Utang Luar Negeri RI Oktober 2025 Turun Jadi Rp 7.186 Triliun/DEBRINATA RIZKY Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam acara KompasTV Bisnis Economic Outlook 2026 dengan tema Nyalakan Mesin Pertumbuhan Baru di Menara Kompas, Jakarta, Selasa .Pemerintah juga akan menjaga indikator fiskal utama tetap berada di level aman."Utang itu diukur dari kemampuan dan kemauan bayar. Rasio defisit kita dijaga di bawah 3 persen, utang di bawah 60 persen PDB. Kita jauh lebih disiplin dibanding banyak negara maju. Fiskal kita aman dan berkelanjutan," katanya dalam acara KompasTV Bisnis Economic Outlook 2026 dengan tema "Nyalakan Mesin Pertumbuhan Baru" di Menara Kompas pada Selasa malam.Lebih lanjut, Bendahara Negara menjelaskan, pemerintah menerapkan kebijakan defisit anggaran secara terukur, yakni di kisaran 2,6 hingga 2,8 persen. Di mana dan hasil tersebut merupakan bagian dari kebijakan countercyclical untuk menjaga pertumbuhan ekonomi.Baca juga: Kemenkeu Buyback Surat Utang Negara Rp 25,7 Triliun Dengan demikian, jika ekonomi melambat, pemerintah akan terus menggenjotnya dan sebaliknya jika ekonomi tumbuh cepat pemerintah akan mengeremnya.Menteri Keuangan juga menjelaskan, saat ini, target pertumbuhan ekonomi Indonesia terus digenjot di kisaran 5 hingga 6 persen. Tujuannya agar Indonesia tidak berisiko terjebak dalam middle income trap.


(prf/ega)