Kronologi Kasus Pemukulan Guru SMP oleh Suami Anggota DPRD Trenggalek

2026-02-05 07:36:57
Kronologi Kasus Pemukulan Guru SMP oleh Suami Anggota DPRD Trenggalek
TRENGGALEK, - Kasus penganiayaan terhadap seorang guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Trenggalek,Jawa Timur, akhirnya memasuki babak baru. Polisi menetapkan AW (27), warga Desa Timahan Kecamatan Kampak, sebagai tersangka dan langsung menahannya. AW adalah suami dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Trenggalek.Kasus ini mencuat setelah guru seni budaya SMP Negeri 1 Trenggalek, Eko Prayitno, melapor ke polisi karena dipukul oleh pelaku di depan rumahnya di Desa Kedungsigit Kecamatan Karangan, Jumat siang.Peristiwa berawal saat kegiatan belajar kelompok di kelas, di mana setiap kelompok siswa diizinkan menggunakan maksimal dua telepon genggam untuk mencari bahan pelajaran.Baca juga: Aniaya Guru, Suami Anggota DPRD Trenggalek Jadi Tersangka dan DitahanNamun, seorang siswi berinisial N diketahui menggunakan ponselnya untuk keperluan lain di luar pembelajaran. Melihat hal itu, Eko menegur dan menyita ponsel N sesuai aturan sekolah.Ponsel tersebut kemudian diserahkan ke bagian kesiswaan. “Sesuai aturan sekolah, jika siswa tidak patuh, kami akan menyita ponsel sesuai ketentuan,” kata Eko Prayitno, Selasa .Namun, langkah tersebut justru menimbulkan reaksi keras dari pihak keluarga siswi. Beberapa saat setelah pelajaran selesai, Eko menerima telepon dari seseorang yang mengaku keluarga siswi, dengan nada tinggi dan memaki.“Ada yang menelepon saya dengan nada marah, bahkan menantang berkelahi. Padahal saya hanya menjalankan aturan sekolah. Saya tidak bisa berkelahi,” kata Eko.(/SLAMET WIDODO) Guru SMP Negeri 1 Trenggalek Jawa Timur, korban pemukulan setelah menyita HP milik siswi.Sekitar pukul 12.30 WIB atau kira-kira setelah shalat Jumat, Eko yang baru tiba di rumah dikejutkan dengan kedatangan mobil hitam.Dari mobil itu turun seorang pria dan langsung memukul kepala Eko, dua kali sambil memaki.“Saya baru pulang dari shalat Jumat. Tiba-tiba mobil berhenti, lalu seseorang turun dan langsung memukul kepala saya,” ungkap Eko.Akibat kejadian itu, Eko mengalami sakit di kepala dan segera melapor ke Polres Trenggalek. Ia juga menjalani pemeriksaan medis sebagai bukti penganiayaan.“Harapan kami, polisi bisa menuntaskan kasus ini dengan tegas agar kejadian seperti ini tidak menimpa guru lain,” kata Eko.Kepolisian bergerak setelah menerima laporan pada Sabtu . Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Trenggalek memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti dari lokasi kejadian.“Untuk saksi, kami sudah periksa empat orang. Barang bukti yang kami amankan berupa pakaian milik pelaku dan korban serta satu unit handphone,” kata Kasatreskrim Polres Trenggalek AKP Eko Widiantoro, Selasa.Baca juga: Anak Yatim Piatu Korban Pemukulan Guru Siap Kembali Masuk Sekolah


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-05 05:26