Gratis untuk Korban Banjir Sumatera, 5 Fakta Starlink Sebagai Jaringan Komunikasi Krusial Saat Bencana

2026-01-12 06:41:44
Gratis untuk Korban Banjir Sumatera, 5 Fakta Starlink Sebagai Jaringan Komunikasi Krusial Saat Bencana
- Starlink, jaringan satelit yang dikembangkan oleh SpaceX, didesain untuk menyediakan internet berbiaya rendah ke lokasi terpencil.Namun, proyek ambisius CEO Elon Musk ini telah berevolusi menjadi megakonstelasi yang kini mendominasi orbit Bumi, memicu serangkaian kekhawatiran dari komunitas astronomi hingga para ahli keselamatan ruang angkasa.SpaceX, yang pada awalnya mengajukan dokumen untuk 4.000 satelit pada tahun 2015, kini berencana memiliki sebanyak 42.000 satelit.Hingga 30 Oktober 2025, tercatat sudah ada 8.811 satelit Starlink di orbit, dengan 8.795 di antaranya beroperasi.CEO SpaceX, Elon Musk juga mengumumkan memberikan layanan internet gratis untuk korban banjir Sumatera hingga akhir Desember 2025 ini.Baca juga: Satelit China Nyaris Tabrak Starlink, SpaceX Kritik CAS SpaceBerikut adalah rangkuman fakta Starlink, mulai dari sejarah, teknologi, hingga dampak kontroversialnya.Karena beroperasi lebih dekat, sinyal internet dapat bergerak 47 persen lebih cepat daripada melalui kabel serat optik.Pengguna di darat mengakses sinyal broadband menggunakan kit yang dijual SpaceX, berisi antena parabola kecil dan router.Versi terbaru satelit, Starlink V2 mini, memiliki peningkatan signifikan:Skala besar Starlink menjadikannya sumber utama bahaya tabrakan di orbit Bumi rendah.Pada September 2019, Badan Antariksa Eropa (ESA) harus mengarahkan satelit Aeolus untuk melakukan manuver menghindar setelah probabilitas tabrakan dengan satelit Starlink mencapai 1:1.000."Satelit Starlink merupakan satu-satunya sumber utama risiko tabrakan di orbit Bumi rendah," kata seorang pakar puing antariksa, Hugh Lewis dari Universitas Southampton, pada Agustus 2021, mengatakan kepada Space.com.Model komputernya menunjukkan bahwa satelit Starlink terlibat dalam sekitar 1.600 pertemuan jarak dekat (kurang dari 1 km) setiap minggunya.Insiden kecil ini meningkatkan kekhawatiran tentang Kessler Syndrome, yaitu tabrakan berantai puing-puing yang dapat melumpuhkan orbit Bumi.


(prf/ega)