Harga Bitcoin Fluktuatif: Penyebab dan 4 Hal yang Harus Dilakukan Investor

2026-01-12 06:51:34
Harga Bitcoin Fluktuatif: Penyebab dan 4 Hal yang Harus Dilakukan Investor
JAKARTA, - Sepanjang November 2025, harga bitcoin (BTC) mengalami koreksi tajam yang membuat banyak investor ritel kembali waspada.Dikutip dari Reuters, Senin , harga BTC masih bertahan di kisaran 86.000 sampai 87.000 dollar AS, jauh di bawah rekor tertinggi sekitar 126.000 dollar AS yang sempat disentuh pada Oktober 2025.Secara mingguan, harga BTC masih mengalami penurunan sebesar 8,48 persen. Kapitalisasi pasarnya tercatat sebesar 1,73 triliun dollar AS dengan volume perdagangan harian mencapai 59,33 miliar dollar AS.Baca juga: Bitcoin Mulai Rebound, Pasar Kripto Masih Dibayangi Tekanan MingguanUNSPLASH/TRAXER Ilustrasi bitcoin. CEO Tokocrypto Calvin Kizana memprediksi perdagangan aset kripto global masih berada dalam fase konsolidasi hingga akhir 2025. Kondisi ini dipicu ketidakpastian ekonomi dan sikap wait and see pelaku pasar.Penurunan harga bitcoin yang terjadi pada November 2025 bukan lagi sekadar fluktuasi harian, tetapi kelanjutan dari tekanan yang sudah menumpuk sejak awal bulan, antara lain faktor makro global, likuidasi posisi leverage, arus keluar dari ETF, hingga kepanikan investor ritel.Menurut The Economic Times, berbagai analis menilai fase ini sebagai “reset” besar di pasar kripto, bukan sekadar koreksi dangkal.Pada Senin pagi, harga bitcoin berada di sekitar 86.606,70 dollar AS, naik 1,7 persen dalam 24 jam, tetapi masih turun 9,07 persen dalam sepekan.Koreksi tajam terutama terjadi beberapa hari sebelumnya. Pada 21 November 2025, harga BTC turun 4,77 persen dalam 24 jam dan 12,31 persen dalam sepekan, diperdagangkan di kisaran 87.167 dollar AS.Baca juga: Harga Bitcoin Anjlok Tajam Sentuh 80.500 Dollar AS, Diproyeksi Pulih Awal 2026Pada 18 sampai 21 November 2025, Reuters melaporkan harga bitcoin sempat jatuh hingga sekitar 80.553 sampai 89.000 dollar AS.


(prf/ega)