Motif Polisi Bunuh Adik Ipar Terungkap, Bripka AS Pernah Ambil Rp 10 Juta Milik Korban

2026-01-15 13:17:47
Motif Polisi Bunuh Adik Ipar Terungkap, Bripka AS Pernah Ambil Rp 10 Juta Milik Korban
SURABAYA, - Polda Jawa Timur (Jatim) mengungkap motif Bripka AS, seorang polisi yang membunuh adik iparnya sendiri.Pelaku disebut memiliki motif sakit hati dan ingin menguasai harta korban.Bripka AS, yang merupakan anggota Polres Probolinggo itu juga disebut pernah mengambil uang Rp 10 juta milik korban. Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Widi Atmoko mengungkap, motif Bripka AS membunuh adik iparnya FAN (21) karena sakit hati dan ingin menguasai harta korban.Baca juga: Bripka AS Diduga Bayar Teman Masa Kecil untuk Bunuh Mahasiswi UMM, Polda Jatim Dalami Peran SY“Yang kami temukan dan sudah kami yakini ada dua yaitu sakit hati dan ingin menguasai harta korban,” kata Widi Atmoko, Senin .Motif ingin menguasai harta korban itu, lanjut Widi Atmoko, diperkuat dengan temuan penyidik bahwa tersangka pernah mengambil harta korban.“Karena kami mendapatkan beberapa jejak yang bersangkutan sudah mengambil harta korban,” ujarnya.Bripka AS juga diketahui pernah mengambil uang korban sebesar Rp10 juta.“Uang (korban) yang baru diambil Rp10 juta,” ungkap Widi.Baca juga: Keluarga Mahasiswi UMM Mengendus Ada Indikasi Pelecehan Seksual yang Dilakukan Bripka ASPolda Jatim berkomitmen akan melakukan proses hukum pidana dan kode etik profesi kepada Bripka AS yang statusnya sebagai anggota Polres Probolinggo.Tetapi, dalam tindak pidana pembunuhan ini, Bripka AS tidak sendiri. Ia melakukannya bersama rekannya sejak kecil berinisial SY.Keduanya sama-sama ditetapkan sebagai tersangka.Diberitakan sebelumnya, jenazah FAN (21), mahasiswi UMM, asal Tiris, Probolinggo ditemukan warga di sebuah sungai pinggir Jalan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan pada Selasa .FAN diduga dibunuh oleh kakak iparnya sendiri, seorang anggota Polres Probolinggo Bripka AS dan dibantu temannya SY.Setelah dibunuh, jasad FAN dibuang dan ditemukan di Pasuruan dalam kondisi tertelungkup, mengenakan jaket hitam, celana panjang warna krem, serta helm berwarna pink.Baca juga: Pelaku Lain Pembunuhan Mahasiswi UMM, Teman Kecilnya Bripka ASTubuh korban lalu dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk dilakukan otopsi.Berdasarkan hasil otopsi, korban dibunuh dengan cara dicekik. Hal itu dibuktikan dengan adanya luka lebam di bagian tubuh korban.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dilansir dari Kompas.com, Senin , cabang bulu tangkis kembali menegaskan statusnya sebagai lumbung medali bagi Indonesia dengan menyumbangkan dua emas di SEA Games 2025.Pada nomor tunggal putra, Alwi Farhan keluar sebagai juara setelah melewati duel sengit melawan rekan senegara, Moh Zaki Ubaidillah.Laga final yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu harus ditentukan lewat tiga gim, dengan Alwi akhirnya memastikan kemenangan.Keberhasilan Indonesia berlanjut di sektor ganda putra.Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tampil solid di partai puncak dan menundukkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.Kemenangan dua gim langsung memastikan medali emas sekaligus memperkuat posisi Indonesia di papan klasemen.Sementara ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menyumbang perunggu.Dari cabang wushu, Edgar Xavier Marvelo menutup kiprahnya di SEA Games dengan manis setelah meraih emas nomor taolu gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gun Shu.Baca juga: Timnas U22 Indonesia Jadi Sorotan Media Vietnam Usai Gagal ke Semifinal SEA Games 2025Cabang atletik menjadi kontributor utama medali emas Indonesia pada hari pertandingan tersebut dengan total empat keping emas.Hendro Yap kembali menunjukkan konsistensinya dengan finis terdepan di nomor jalan cepat 20 kilometer putra, meninggalkan pesaing terdekatnya dari Myanmar.Dominasi Indonesia di nomor jalan cepat berlanjut lewat Violine Intan Puspita yang menjadi terbaik di sektor putri.Dari nomor maraton, Robi Syianturi tampil sebagai yang tercepat di kategori putra.Sementara itu, Odekta Elvina Naibaho kembali menegaskan reputasinya sebagai ratu maraton Asia Tenggara dengan meraih emas di nomor putri.Baca juga: Ratu Thailand Wakili Negaranya dalam SEA Games 2025, Cabor Apa?Tambahan medali emas Indonesia juga datang dari cabang skateboard nomor street.Hutomo Basral Graito tampil impresif sepanjang perlombaan dan menutup kompetisi dengan raihan skor tertinggi.Ia sukses mengungguli atlet tuan rumah serta pesaing lainnya, sekaligus melengkapi deretan emas Indonesia dari berbagai cabang olahraga di SEA Games 2025.(Sumber: Kompas.com/ Penulis: Yudha Riefwan Najib)sumber:https://sumut.antaranews.com/berita/648835/klasemen-medali-sea-games-2025-indonesia-kokoh-di-peringkat-kedua

| 2026-01-15 12:22