Psikolog Jelaskan Korban Bencana Sumatera Dinilai Perlu Dukungan Sosial Menyeluruh

2026-01-12 04:30:56
Psikolog Jelaskan Korban Bencana Sumatera Dinilai Perlu Dukungan Sosial Menyeluruh
- Psikolog Klinis RSUD Wangaya Kota Denpasar, Bali, Nena Mawar Sari, menilai masyarakat terdampak bencana ekologis di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat memerlukan dukungan sosial yang menyeluruh.Mulai dari bantuan emosional hingga pemulihan komunitas.“Yang paling dibutuhkan adalah dukungan emosional, berupa layanan psikologis yang memberikan ruang aman bagi korban untuk bercerita, merasa didengar, serta membantu memulihkan trauma yang mungkin muncul,” ujar Nena, dikutip dari Antara, Jumat .Menurut Nena, dukungan sosial tidak berhenti pada aspek emosional. Bentuk bantuan praktis seperti bahan makanan, pakaian, obat-obatan, serta logistik tetap menjadi kebutuhan mendesak.Baca juga: Suara Warga Aceh demi Pemulihan Langsa dan Tamiang...Selain itu, informasi mengenai posko bantuan, akses layanan kesehatan, dan kontak darurat juga penting untuk memastikan korban tidak kehilangan arah di tengah situasi krisis.“Ke depan, dukungan komunitas juga sangat dibutuhkan. Misalnya memasak bersama, membersihkan lingkungan, atau kegiatan kolektif lainnya yang bisa mengembalikan rasa memiliki dan kebersamaan. Korban perlu merasa bahwa mereka tidak menghadapi semuanya sendirian,” kata dia.pixabay Ilustrasi traumaNena menjelaskan bahwa gejala pascatrauma pascabencana dapat muncul dalam berbagai bentuk, misalnya kilas balik, mimpi buruk, penurunan konsentrasi, atau menghindari percakapan dan gambar terkait bencana.Secara fisik, korban bisa mengalami gemetar, pusing hingga hampir pingsan, serta gangguan yang menghambat aktivitas harian seperti fobia dan depresi.Dalam kasus tertentu, trauma berat dapat memicu perubahan perilaku, gangguan tidur berhari-hari, perubahan pola makan, menangis berlebihan, hingga halusinasi akibat kehilangan anggota keluarga.Gejala semacam itu, kata Nena, memerlukan penanganan segera oleh tenaga profesional.Baca juga: BMKG Peringatkan Puncak Musim Hujan Picu Banjir dan Longsor di Jawa, Sumatera, dan KalimantanUntuk intervensi awal, psikolog biasanya menggunakan teknik sederhana untuk meredakan gejala awal gangguan mental.Pendekatan kelompok berupa support group therapy juga efektif untuk membuat penyintas merasa didukung, tidak terisolasi, dan dapat berbagi pengalaman dengan korban lainnya.“Pertemuan kelompok membantu korban memahami bahwa mereka tidak sendirian. Mereka bisa saling menguatkan,” ujarnya.Pada anak-anak, penanganan trauma dilakukan melalui pendekatan yang lebih sesuai dengan perkembangan mereka, seperti bermain, bernyanyi, atau terapi perilaku kognitif guna membantu mengurai ketakutan yang dirasakan.“Melalui permainan atau nyanyian, anak bisa mengekspresikan dirinya dengan cara yang lebih alami. Jika diperlukan, psikolog atau konselor terlatih akan menggunakan terapi perilaku kognitif untuk menangani inti traumanya,” kata Nena.Ia menegaskan bahwa setiap bentuk perubahan perilaku ekstrem pada korban, baik dewasa maupun anak, perlu segera mendapat perhatian profesional, agar proses pemulihan dapat berlangsung optimal.Baca juga: Berkaca dari Bencana Sumatera: DPR Minta Pindad Produksi Alat Berat untuk Evakuasi


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-12 04:20