Tema Natal “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga” dan Empati ke Banjir Sumatera

2026-01-13 07:08:45
Tema Natal “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga” dan Empati ke Banjir Sumatera
JAKARTA, - Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) Gereja Katedral Jakarta dan Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) Susyana Suwadie mengungkapkan makna Natal 2025 yang bertemakan "Allah hadir menyelamatkan keluarga".Susyana mengatakan, tema Natal tahun ini dipilih mengingat musibah bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di tiga provinsi, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat."Pesan Natal bersama dari PGI KWI yang mengangkat tema 'Allah hadir menyelamatkan keluarga' ini penting menjadi pesan penting bagi kita semua, karena keluarga merupakan pusat dari segalanya," ujar Susyana saat ditemui di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Kamis .Baca juga: Makna Tema Natal 2024 Marilah Sekarang Kita Pergi ke BetlehemSusyana mengatakan, homili (semacam khotbah berdasar Alkitab) yang disampaikan Uskup Keuskupan Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo mengungkapkan keprihatinan atas bencana yang terjadi di Sumatera."Kardinal Ignasius Suharyo dan mengenai bencana juga beliau beberapa kali dalam pesan-pesan juga selalu mengungkapkan bagaimana keprihatinan beliau dan mengajak semua untuk bisa berpartisipasi membantu saudara-saudara kita yang memerlukan bantuan di area bencana," tuturnya.Baca juga: Tema Natal GPIB Immanuel Jakarta, Refleksi Positif bagi Korban BencanaSusyana mengatakan, Keuskupan Agung Jakarta mengadakan kolekte kedua atau uang persembahan yang dikumpulkan dari umat saat ibadah di gereja untuk korban banjir Sumatera."Kita semua harus pahami bahwa kita juga turut merasakan bela duka atas musibah ini sehingga bisa melakukan bantuan, memberikan bantuan paling tidak di kolekte kedua tersebut," kata dia./FIRDA JANATI Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) Gereja Katedral Jakarta dan Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) Susyana Suwadie saat ditemui di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Kamis .Sebelumnya, Uskup Agung Jakarta Kardinal Suharyo mengutip pernyataan Paus Fransiskus ketika dalam khotbahnya ketika memimpin Misa Pontifikal.Mendiang Paus Fransiskus pernah menyoroti persoalan terkait ketidakadilan, pemujaan uang, dan korupsi yang dinilai merendahkan martabat manusia serta berakibat merusak masa depan."Korupsi membuat kita tidak mampu melihat masa depan dengan penuh harapan karena keserakahan yang zalim itu menghancurkan harapan-harapan kaum lemah dan menginjak-injak orang yang paling miskin di antara kaum miskin. Korupsi adalah skandal publik yang berat," ujar Kardinal.Ia menuturkan, Paus Fransiskus berpandangan, kekayaan yang diperoleh dengan cara-cara tidak bermoral tidak akan membawa kekuasaan yang langgeng."Lebih menumpuk kekayaan yang berlumuran darah tidak akan mampu membuat seorang pun tetap berkuasa dan tidak mati," ujar Kardinal.Baca juga: Kardinal Suharyo Sebut Uang dan Keserakahan Jadi “Berhala Baru” di Kehidupan ModernIa berharap, Perayaan Natal 2025 membuat jemaat terdorong untuk semakin rajin mencari jalan-jalan baru untuk berbuat baik.Menurut dia, semakin banyak ragam perbuatan baik semakin banyak pula tanda-tanda pengharapan yang dimaksudkan oleh Paus Fransiskus."Sekali lagi selamat merayakan Natal dan selamat menyambut tahun baru 2026 tahun baru yang kita harapkan penuh pengharapan. Tuhan memberkati," kata Kardinal Suharyo.Salurkan bantuan Anda untuk korban banjir Sumatera lewat tautan kanal donasi di bawah ini:https://kmp.im/BencanaSumatera


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-13 06:45