SURABAYA, - Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Jawa Timur (Jatim), Deni Wicaksono mewakili DPD PDI-P Jatim menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Kusnadi, Selasa ."Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Bapak Kusnadi,” katanya dikonfirmasi Selasa sore.Deni turut mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan tersebut."Semoga dosa-dosa Pak Kusnadi diampuni dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujarnya.Baca juga: Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka Kusnadi, dari Khofifah hingga Puti Guntur SoekarnoDi luar masalah hukum yang sedang dijalani, Deni mengenang Kusnadi sebagai sosok politikus PDI-P senior yang telah banyak berkecimpung di berbagai aktivitas kepartaian dan sosial-kemasyarakatan."Selama puluhan tahun, Pak Kusnadi aktif di PDI-P dan beragam aktivitas sosial di PDI-P," katanya.Sebelum dikenal sebagai politisi, Kusnadi adalah dosen di Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya.Deni mengatakan, Kusnadi pernah menjabat sebagai Ketua DPD PDI-P Jatim periode 2015-2023.Pria kelahiran 7 Desember 1958 itu diketahui aktif sebagai pengurus DPD PDI-P Jatim dan menjadi anggota DPRD Jatim sejak 2004. Hingga akhirnya, menjabat sebagai Ketua DPRD Jatim periode 2019-2024.Baca juga: Eks Ketua DPRD Jatim Kusnadi Meninggal dan Dimakamkan di SidoarjoKusnadi meninggal saat dalam perawatan di RSUD dr Soetomo Surabaya pada Selasa, pukul 14.00 WIB.Selama dua tahun terakhir, Kusnadi memang diketahui berjuang melawan penyakit kanker getah bening.Nama Kusnadi sebelumnya disebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai satu dari 21 tersangka kasus korupsi dana hibah Pemprov Jatim 2021-2022.Kusnadi ditetapkan tersangka oleh KPK dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPRD Jatim.KPK menduga Kusnadi mendapat jatah dana hibah pokir mencapai Rp 398,7 miliar sepanjang tahun 2019-2022.Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan, selain Kusnadi, tersangka lainnya adalah Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Achmad Iskandar, eks Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Anwar Sadad, dan Bagus Wahyudiyono selaku staf Anwar.Kemudian, anggota DPRD Jawa Timur periode 2019-2024 Mahud, Wakil Ketua DPRD Sampang periode 2019-2024 Fauzan Adima, Wakil Ketua DPRD Probolinggo periode 2019-2024.Perkara ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak periode 2019-2024. Baca juga: Kusnadi, Eks Ketua DPRD Jatim dan Tersangka KPK Meninggal Usai 2 Tahun Idap Kanker
(prf/ega)
PDI-P Jatim Kenang Kusnadi: Politikus Senior dan Dosen di Untag Surabaya
2026-01-12 06:09:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:17
| 2026-01-12 05:17
| 2026-01-12 05:16
| 2026-01-12 05:04
| 2026-01-12 04:51










































