BANDUNG, - Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap tiga korban yang tertimbun longsor di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.Hingga hari kelima, upaya pencarian dilakukan secara manual karena kondisi tanah yang labil akibat hujan berkepanjangan.Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Muhammad Adip, mengatakan, metode pencarian saat ini mengandalkan peralatan manual berupa cangkul dan pompa alat konstruksi (alkon).Penggunaan alat berat dibatasi lantaran struktur tanah menjadi gembur dan tidak stabil.Baca juga: Badan Geologi Ungkap Penyebab Longsor Arjasari Bandung: Lereng Curam dan Curah Hujan Tinggi"Pencarian kami laksanakan dengan peralatan manual, cangkul, serta pompa alkon. Karena tanahnya gembur akibat hujan, ekskavator tidak bisa bekerja maksimal," katanya ditemui di lokasi, Selasa .Menurut dia, tim SAR membagi area pencarian ke dalam dua sektor kerja.Pada sektor pertama dicurigai terdapat dua korban, sementara sektor kedua diduga terdapat satu korban."Kami juga menugasi petugas safety officer di sekitar lokasi untuk memantau pergerakan tanah karena hujan terus terjadi dan berisiko longsor susulan," ujarnya.Adip menyebutkan, saat ini kekuatan tim gabungan yang diterjunkan terdiri dari personel Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan instansi pemerintah daerah.Sedikitnya delapan unit pompa alkon dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian.Baca juga: Pencarian 3 Korban Longsor Arjasari Bandung Terkendala Cuaca dan Tanah yang Masih Bergerak"Dari Basarnas sekitar enam personel, ditambah dua personel lainnya. Pompa alkon yang digunakan sekitar delapan unit," katanya.Untuk memperluas upaya pencarian, Basarnas juga telah mengerahkan anjing pelacak K9 dari kepolisian.KOMPAS.COM/M. Elgana Mubarokah Petugas SAR Gabungan saat melakukan proses pencarian tiga korban tertimbun di longsor Arjasari, hingga hari kelima petugas SAR masih kesulitan lantaran kontur tanah serta cuaca yang kerap turun hujan, Selasa Selain mendatangkan K9, pihaknya juga menghadirkan tim dari PVMBG untuk mengetahui apakah kondisi longsoran masih aman untuk dilakukan pencarian."Kemudian tadi saya sudah sampaikan dan ada jawaban bahwa saat ini kalau enggak hujan masih aman untuk melaksanakan pencarian," ujarnya.Adip menyebut, pencarian akan berlangsung selama tujuh hari, sejak pertama kejadian Jumat , hingga Kamis mendatang.
(prf/ega)
Basarnas Cari Korban Longsor Arjasari, Hujan Jadi Kendala Utama
2026-01-12 03:27:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:35
| 2026-01-12 02:58
| 2026-01-12 02:40
| 2026-01-12 02:38
| 2026-01-12 01:58










































