Timnas U17 Indonesia Tak Parkir Bus Lawan Brasil, Modal Duel Hidup-Mati Lawan Honduras

2026-01-12 02:36:34
Timnas U17 Indonesia Tak Parkir Bus Lawan Brasil, Modal Duel Hidup-Mati Lawan Honduras
- Timnas U17 Indonesia bersiap menghadapi laga pamungkas babak penyisihan Grup H Piala Dunia U17 2025 kontra Honduras.Partai Timnas Indonesia vs Honduras akan akan berlangsung di Lapangan 2 Aspire Zone, Doha, Senin pukul 21.45 WIB.Timnas U17 Indonesia bertekad bangkit usai mengalami kekalahan telak 0-4 dari Brasil di laga sebelumnya.Kendati kalah, Timnas U17 Indonesia menunjukkan keberanian, kerja keras, dan mental baja.Tim asuhan pelatih Nova Arianto tidak gentar menghadapi raksasa sepak bola dunia.Di mata pengamat sepak bola nasional Gita Suwondo, penampilan Timnas U17 Indonesia justru meninggalkan kesan positif.Baca juga: Kans 4 Tim Ungguli Poin Timnas U17 Indonesia di Klasemen Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia U17 2025“Keseluruhan sih kita kalah kelas lawan Brasil ya, tapi harus acungan jempol untuk tim berani meladeni Brasil tanpa parkir bus,” ujar pengamat yang biasa disapa Bung GAZ itu.Seperti diketahui, Brasil memulai laga dengan mantap. Baru tiga menit, Luis Eduardo menanduk bola ke gawang Dafa Algasemi, membuat skor 1-0 untuk Selecao.Tekanan terus datang dan tendangan Kayke yang membentur Putu Panji membuat bola berbelok arah dan menambah penderitaan Garuda Muda.Lalu, jelang turun minum, tembakan voli Felipe Morais membuat skor menjadi 3-0.Baca juga: Pengamat Sorot Keberanian Timnas U17 Indonesia, Beri Perlawanan kepada Brasil“Pada 15 menit pertama bahkan saat gol pertama terjadi dari set pieces yang kita memang kalah kelas dan bola udara kita meladeni dengan high pressing tinggi.""Jadi kita lebih dulu mencegah mereka untuk tidak masuk ke daerah pertahanan kita. Tapi balik-balik lagi sesudah 15 menit ya menurun karena skill individu Brasil,” tutur Gita Suwondo.Namun, Indonesia tidak menyerah begitu saja, di babak kedua, pelatih Nova Arianto memasukkan Zahaby Gholy dan Mierza Firjatullah, mencoba membalikkan situasi.Serangan balik cepat, pressing tinggi, dan semangat pantang menyerah terus dipertontonkan. Walaupun akhirnya Ruan Pablo menutup laga dengan gol indah dari luar kotak penalti.“Tekanan-tekanan mereka dan gol-golnya itu sebenarnya gol nemu di babak pertama, kedua dan ketiga. Gol keempat di babak kedua memang kelas. Itu buktinya bahwa Pablo sangat luar biasa memanfaatkan ruang kosong."


(prf/ega)