- Pengeluaran listrik menjadi salah satu kebutuhan rutin yang harus diperhitungkan oleh anak kos, terutama bagi pengguna listrik prabayar.Nominal pembelian token listrik yang beragam membuat sebagian penghuni kos memilih angka tertentu agar pengeluaran tetap terkontrol.Salah satu nominal yang umum dibeli adalah token listrik Rp 100.000. Nah, beberapa pelanggan mungkin belum memahami seberapa besar daya listrik yang diperoleh dari nominal tersebut.Baca juga: Cara Hemat Token Listrik Rp 100.000 agar Tahan hingga 49 Hari untuk Anak KosPadahal perkiraan pemakaian listrik penting diketahui agar pengeluaran bulanan dapat dikelola dengan lebih efisien. Dengan pemakaian yang bijak, token listrik Rp 100.000 bisa saja tahan untuk 1,5 bulan.Sebelum menghitung daya tahan token Rp 100.000, penting mengetahui tarif listrik yang berlaku.Pada Desember ini, tarif listrik rumah tangga yang berlaku sama dengan bulan-bulan sebelumnya sejak Januari 2025. Berikut besaran tarifnya:Baca juga: Laptop, Ponsel, Lampu, dan Kipas Angin Jadi Alat Elektronik Anak Kos, Berapa Kebutuhan Listriknya?Token listrik yang dibeli pelanggan akan dikonversi menjadi satuan kilowatt hour (kWh). Namun, nominal token juga dipotong Pajak Penerangan Jalan (PPJ), besarannya tergantung daerah.Sebagai contoh, anak kos di Jakarta dengan daya 900 VA-RTM membeli token Rp 100.000. PPJ Jakarta sebesar 2,4 persen, sehingga perhitungannya:Maka listrik yang diperoleh:Baca juga: Token Listrik Rp 50.000 Bisa Bertahan Berapa Hari bagi Anak Kos?Sebagaimana dilansir Kompas.com, Sabtu , Dosen Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Toto Sukisno, menjelaskan kebutuhan listrik anak kos umumnya berasal dari peralatan sederhana.Perkiraan konsumsi listrik harian adalah sebagai berikut:Jika dijumlahkan, kebutuhan listrik anak kos dalam sehari sekitar 1,48 kWh.Baca juga: Beli Token Listrik Berapa agar Listrik Kos Tahan hingga Sebulan?Dengan listrik yang diperoleh sebesar 72,19 kWh dan konsumsi harian sekitar 1,48 kWh, maka hitungannya:72,19 kWh : 1,48 kWh = 48 hariArtinya, token listrik Rp 100.000 bisa mencukupi kebutuhan anak kos selama sekitar 1,5 bulan, dengan catatan pemakaian listrik tetap hemat dan tidak menambah banyak perangkat elektronik.Namun, durasi ini bisa lebih singkat jika penggunaan listrik meningkat, misalnya memakai rice cooker, dispenser panas, atau alat elektronik berdaya besar lainnya.(Sumber: Kompas.com/Aditya Priyatna Darmawan | Editor: Inten Esti Pratiwi)
(prf/ega)
Hitung-hitungan Token Listrik Rp 100.000 Bisa Tahan 1,5 Bulan untuk Anak Kos
2026-01-13 06:18:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 05:49
| 2026-01-13 05:17
| 2026-01-13 05:05
| 2026-01-13 04:53
| 2026-01-13 04:04










































