SOLO, – Putra laki-laki tertua Pakubuwono (PB) XIII, KGPH Mangkubumi atau Hangabehi, mengungkapkan hasil pertemuannya dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon terkait pelestarian Keraton Surakarta.Pertemuan tersebut berlangsung di Jakarta pada Sabtu dan membahas koordinasi pelestarian keraton serta rangkaian acara peresmian Panggung Songgobuwono."Sama, sama dengan yang hari ini. Jadi hanya koordinasi rundown acara kementerian untuk peresmian Panggung Songgobuwono aja," kata KGPH Mangkubumi di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin .Baca juga: Dua Kubu Keraton Surakarta Gelar Rapat Tertutup dengan Pemkot Solo Soal Peresmian Panggung Songgobuwono dan MuseumKGPH Mangkubumi menyampaikan bahwa terdapat arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga kelestarian kerajaan dan kesultanan di Nusantara.Menurut dia, upaya pelestarian tersebut dimulai dari Keraton Surakarta melalui revitalisasi bangunan."Memang ada arahan Bapak Presiden yang mana ada perhatian juga untuk kerajaan dan kesultanan di nusantara yang mana memang kebutuhan ini dimulai dari Keraton Surakarta," ungkap dia.Ia pun mengapresiasi perhatian Menteri Kebudayaan Fadli Zon terhadap pelestarian Keraton Surakarta.Menurutnya, revitalisasi yang dilakukan di Keraton Surakarta akan menjadi awal bagi pelestarian kerajaan-kerajaan lain di Indonesia."Setelah dari Keraton Surakarta ini berlanjut revitalisasi dan sebagainya untuk kelestarian yang ada di dalam berlanjut ke kerajaan-kerajaan yang lain. Jadi ini Bapak Menteri Kebudayaan sangat luar biasa," katanya.Terkait besaran anggaran revitalisasi Panggung Songgobuwono, KGPH Mangkubumi mengaku tidak mengetahuinya karena proses pengerjaan dilakukan sebelum wafatnya PB XIII."Kalau itu saya tidak tahu karena saya tidak di dalam tim yang bekerja. Karena timnya itu bekerja disaat masih ada Sinuhun PB XIII," kata dia.Diketahui, revitalisasi Panggung Songgobuwono dilakukan menggunakan anggaran Kementerian Kebudayaan.Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan juga akan melakukan revitalisasi Museum Keraton Solo, Jawa Tengah, pada tahun ini.Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan revitalisasi museum akan dilakukan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo."Kami fokuskan dulu sekarang ini adalah untuk perbaikan museum. Nanti bagi tugas dengan Kota Solo. Kami mengurusi substansi dan koleksi, tata pamer dan sebagainya," kata Fadli Zon seusai menutup Jambore Nasional Keris 2025 di Pagelaran Keraton Solo, Jawa Tengah, Kamis .Fadli Zon menambahkan bahwa setelah direvitalisasi, Museum Keraton Solo akan tampil lebih menarik bagi masyarakat dan wisatawan. Anggaran revitalisasi tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).Selain Museum Keraton Solo, Menara Songgobuwono juga masuk dalam agenda revitalisasi."(Revitalisasinya) tahun ini. Nanti akan bagus karena kolaborasi. Begitu juga nanti untuk Songgobuwono kita public private partnership," ujarnya.
(prf/ega)
KGPH Mangkubumi Ungkap Hasil Pertemuan dengan Menteri Kebudayaan soal Keraton Solo
2026-01-11 22:24:30
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:26
| 2026-01-11 21:30
| 2026-01-11 20:27
| 2026-01-11 20:15










































