WONOSOBO, – Tanah gerak kembali terjadi di jalur utama penghubung Kecamatan Kaliwiro menuju Wadaslintang melalui Medono, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pada Kamis sekitar pukul 00.00 WIB.Peristiwa ini dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir.Berdasarkan asesmen yang dilakukan oleh Relawan Penanggulangan Bencana (RPB) SAR Kaliwiro bersama Polsek dan Koramil Kaliwiro, sepanjang sekitar 100 meter badan jalan mengalami amblas dengan kedalaman 10–40 sentimeter serta pergeseran horizontal antara 20–30 sentimeter.Baca juga: 21 Rumah di Banyumas Retak dan Amblas akibat Pergerakan Tanah, Penghuni DiungsikanKoordinator RPB SAR Kaliwiro, Habib, menjelaskan bahwa kondisi tersebut mengakibatkan lalu lintas terhambat dan kendaraan roda empat sulit melintas.Pada hari yang sama, sejumlah kendaraan dilaporkan terjebak akibat kerusakan jalan."Selain merusak ruas jalan, bencana ini juga menyebabkan satu bangunan rusak dan satu bangunan hancur, serta munculnya sumber mata air baru tepat di area retakan tanah," ujar Habib dalam keterangan resminya.Meski kerusakan cukup signifikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.Habib menambahkan bahwa lokasi tersebut sebelumnya pernah mengalami tanah gerak besar pada 14 Desember 2024 dan kini kembali aktif akibat curah hujan yang tinggi.Baca juga: Kisah Penjaga Kuburan Desa di Blitar, Lakukan Ritual Bedhel Bumi hingga Uruk Kuburan Amblas"Ini titik lama yang kembali bergerak. Hujan deras beberapa hari terakhir memicu pergeseran tanah yang cukup signifikan. Jalan amblas sampai 40 sentimeter dan bergeser hampir 30 sentimeter. Hari ini banyak kendaraan terjebak karena kondisi jalan membahayakan," jelasnya.Ia menegaskan bahwa tim gabungan masih melakukan pemantauan dan memberikan peringatan kepada warga serta pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras."Sampai sore ini , pergerakan tanah masih terjadi. Kami terus memantau dan mengimbau warga untuk siaga, terutama pengendara yang melintas di jalur Medono–Tirip. Jalur ini rawan dan bisa terus bergerak," tegas Habib.
(prf/ega)
Jalur Utama Kaliwiro–Wadaslintang Amblas Sepanjang 100 Meter, Puluhan Kendaraan Terjebak Tanah Gerak
2026-01-12 16:37:09
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 16:13
| 2026-01-12 15:39
| 2026-01-12 14:12
| 2026-01-12 13:55










































