- Pada Sabtu 22 Maret 2025, pemerintah Korea Selatan menetapkan status bencana nasional menyusul kebakaran hutan besar yang melanda Kota Ulsan serta sejumlah wilayah di bagian tenggara negara tersebut.Menurut laporan Yonhap, Sabtu , status bencana nasional tersebut ditetapkan seusai kebakaran pertama dilaporkan pada Jumat sore dan menyebar hingga berada di 16 titik wilayah itu.Keputusan ini diumumkan dan mulai berlaku sejak pukul 18.00 waktu setempat di Ulsan, Provinsi Gyeongsang Utara, dan Provinsi Gyeongsang Selatan, setelah empat orang tewas akibat kebakaran hutan.Penetapan status darurat itu dilakukan atas rekomendasi Pelaksana Tugas Presiden Choi Sang-mok yang kala itu menjabat guna memungkinkan penerapan langkah penanganan terpadu sekaligus mempercepat proses pemulihan.Baca juga: Ini Daftar Bencana Nasional yang Pernah Ditetapkan Pemerintah, Apa Saja?Choi juga menginstruksikan jajarannya untuk mengkaji kemungkinan penetapan wilayah terdampak sebagai zona bencana khusus.Seiring dengan keputusan tersebut, Markas Besar Penanggulangan Bencana dan Keamanan Pusat mulai diaktifkan di bawah pimpinan Pelaksana Tugas Menteri Dalam Negeri Ko Ki-dong.Langkah ini diambil setelah laporan kebakaran hutan terus bertambah di Ulsan dan sejumlah wilayah tenggara lainnya, termasuk Kabupaten Sancheong.Di Sancheong, ratusan warga desa terpaksa dievakuasi karena angin kencang menyulitkan upaya pemadaman api.Hingga Sabtu sore, sekitar 65 persen area kebakaran berhasil dikendalikan, meski luas lahan yang terdampak dilaporkan meningkat menjadi sekitar 290 hektare.Baca juga: Sri Lanka Tetapkan Banjir Jadi Darurat Bencana Nasional, Apa Pertimbangannya?AFP/YASUYOSHI CHIBA Seorang biksu memandangi reruntuhan Kuil Gounsa berusia 1.300 yang hangus dilalap api dalam kebakaran hutan Korea Selatan di Uiseong, Rabu .Tragedi juga menyertai bencana ini. Pemerintah Korea Selatan mengumumkan status bencana nasional atas kebakaran hutan besar di wilayah tenggara pada Sabtu ketika 4 orang meninggal, 6 orang terluka, dan 1.500 orang dievakuasi.Dari total korban meninggal itu, termasuk dua petugas pemadam kebakaran yang ditemukan di lokasi kebakaran.Pelaksana Tugas Presiden Choi turun langsung meninjau lokasi terdampak dan memerintahkan seluruh instansi terkait untuk mengerahkan kemampuan maksimal, termasuk peralatan dan personel, guna memadamkan api sebelum malam hari.Ia juga menekankan pentingnya keselamatan warga dan petugas di lapangan, serta kesiapsiagaan penuh apabila kebakaran berlanjut hingga malam.Pemerintah diketahui telah mengaktifkan langkah penanggulangan tingkat tertinggi sekitar tiga jam setelah kebakaran pertama dilaporkan pada Jumat sore.
(prf/ega)
Saat Korea Selatan Tetapkan Bencana Nasional Usai Kebakaran Hutan Tewaskan 4 Orang...
2026-01-12 03:27:22
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:01
| 2026-01-12 03:07
| 2026-01-12 02:50
| 2026-01-12 02:36
| 2026-01-12 02:22










































