- Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Kabupaten Pelalawan, Riau, kembali menjadi sorotan publik setelah 85 persen wilayahnya dilaporkan berubah menjadi perkebunan sawit.Padahal, Tesso Nilo merupakan kawasan hutan hujan dataran rendah yang menjadi habitat penting gajah sumatera dan harimau sumatera.Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, TNTN tercatat memiliki 360 jenis flora, 107 jenis burung, 23 jenis mamalia, tiga jenis primata, 50 jenis ikan, 15 jenis reptilia, dan 18 jenis amfibia.Peninjauan udara oleh Gubernur Riau Abdul Wahid dan Bupati Pelalawan Zukri pada Juli 2025 mengungkapkan bahwa sekitar 70.000 hektar dari total 81.793 hektar TNTN telah berubah menjadi perkebunan sawit ilegal. Temuan ini dilaporkan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.Kejaksaan Agung melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) juga menemukan bahwa luas Taman Nasional Tesso Nilo terus mengalami penggerusan sejak 2014."Taman Nasional Tesso Nilo ini bahwa kalau tidak salah di 2014 luasannya sekitar 81.739 hektar, tetapi dalam perkembangannya mengalami penggerusan,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Harli Siregar, dilansir dari Kompas.com . Hal ini tentu saja merusak ekosistem flora dan fauna di kawasan hutan lindung tersebut.Baca juga: Warga Bongkar Gapura TN Tesso Nilo, Minta Satgas PKH Bersenpi Pergi dari HutanHarli merinci, sejak 2014 wilayah Taman Nasional Tesso Nilo terus tergerus oleh perkebunan kelapa sawit illegal hingga permukiman masyarakat pendatang.Tangkapan satelit melalui Google Earth fitur Google Timelapse juga menunjukkan adanya aktivitas alih fungsi lahan di Taman Nasional Tesso Nilo.Mulanya, pada 2009, kawasan tersebut terlihat berwarna hijau yang menunjukkan bahwa Taman Nasional Tesso Nilo dipenuhi dengan vegetasi hutan.Namun, mulai 2012, sebagian wilayah mulai berwarna coklat yang menandakan wilayah hutan mulai mengalami perubahan. Kondisi ini terus berlanjut hingga 2014, di mana hampir separuh kawasan berwarna coklat.Pada tahun-tahun berikutnya, hutan di Taman Nasional Tesso Nilo terlihat mulai menghilang.Berikut perbandingan foto Taman Nasional Tesso Nilo dari tahun ke tahunTangkapan layar Google Earth Foto Taman Nasional Tesso Nilo dari Tahun 2014-2022 via Google Earth.Tangkapan layar Google Earth Foto Taman Nasional Tesso Nilo dari Tahun 2025 via Google EarthBaca juga: Anak Gajah Tari Mati di TNTN, Kapolda Riau: Dia Kembali ke Pangkuan Alam Semesta...
(prf/ega)
Potret Perubahan Taman Nasional Tesso Nilo dari 2009-2025: 85 Persen Hutan Beralih Fungsi
2026-01-11 22:42:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:58
| 2026-01-11 22:06
| 2026-01-11 21:39
| 2026-01-11 21:32
| 2026-01-11 20:54










































