JAKARTA, - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyebut UMKM sangat sulit berkembang karena barang-barang impor yang masuk begitu luar biasa mengerikan. Maman mengatakan, pemerintah ingin melindungi produk domestik, termasuk UMKM agar bisa tetap tumbuh. “Kenapa usaha-usaha mikro, kecil menengah kita dan juga industri kecil menengah kita sulit sekali untuk tumbuh karena barang-barang impor yang masuk ini luar biasa besar dan mengerikan,” kata Maman saat ditemui di acara Bisnis Indonesia Group (BIG) Conference, di Jakarta, Senin . Menurut Maman, importasi itu sudah masuk kategori mengerikan karena jumlahnya yang begitu banyak dan tidak disaring saat masuk ke Indonesia. Maman menyebut, pemerintah bahkan tidak mengetahui berapa ukuran jumlah barang impor yang masuk hingga akhirnya membanjiri pasar. Baca juga: Keputusan Pemulihan UMKM Terdampak Bencana Diputuskan Senin, Bank Sumut Siapkan Restrukturisasi Kredit Politikus Partai Golkar itu mengatakan, selama ini banyak pihak menduga importasi itu dilakukan para mafia. Padahal, kata Maman, barang-barang dari luar negeri itu bisa begitu bebas masuk ke dalam negeri karena perusahaan ekspedisi dan kargo tidak diawasi. “Ternyata salah satu penyebabnya adalah tidak ada pengawasan yang ketat dan baik terhadap perusahaan-perusahaan ekspedisi dan kargo,” kata Maman. “Karena ini semua masuknya ini melalui perusahaan-perusahaan ekspedisi dan kargo-kargo kita,” tambahnya. Baca juga: Mendag: Transaksi “UMKM BISA Ekspor” Tembus 134,4 Juta Dollar AS Menurut Maman, para pengimpor itu bisa membeli barang begitu banyak dari China kemudian bekerja sama dengan perusahaan ekspedisi. Akibatnya, berapa jumlah barang yang masuk melalui perusahaan kargo itu tidak diketahui. “Mereka bisa beli barang dalam jumlah yang sangat banyak dari China lalu bekerjasama dengan perusahaan ekspedisi dan kargo mengimpor dalam jumlah yang enggak tahu, kita enggak ada ukurannya tuh,” tutur Maman. Sampai saat ini, kata Maman, belum ada aturan yang mengatur kualifikasi suatu produk hanya boleh diimpor dalam jumlah tertentu. Baca juga: Pemerintah Bakal Hapus Kredit Macet UMKM Terdampak Bencana Sumatera dan Aceh Ketika dikonfirmasi terkait bukti importasi jor-joran itu, Maman menyinggung platform TikTok. “Buka saja tuh di TikTok itu jelas sekali telanjang itu. Itu telanjang sekali tuh di TikTok itu. Terbuka kok,” kata Maman. “Kalau kalian mau belanja-belanja barang dalam jumlah apa, misalnya sepatu, baju, celana apa lagi tuh, semua produk-produk itu tinggal kerjasama sama perusahaan importir, kargo barang, ekspedisi, udah masuk selesai. Begitu mudahnya kan,” tambahnya.
(prf/ega)
UMKM Sulit Tumbuh, Maman: Barang Impor Luar Biasa Mengerikan
2026-01-12 05:25:29
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:59
| 2026-01-12 05:23
| 2026-01-12 05:01
| 2026-01-12 04:32
| 2026-01-12 03:55










































