Pro Kontra Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Cak Imin: Kita Tunggu Saja Keputusan...

2026-01-11 23:06:13
Pro Kontra Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Cak Imin: Kita Tunggu Saja Keputusan...
JAKARTA, - Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin enggan berkomentar mengenai pro dan kontra wacana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto.Cak imin yang juga Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) menyerahkan sepenuhnya proses tersebut kepada Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK).“Saya sebagai menteri tentu tidak bisa berkomentar siapa saja yang akan kita dukung atau tidak, sepenuhnya saya menyerahkan kepada Dewan Kehormatan dan Gelar, kita tunggu saja,” kata Muhaimin di Jakarta, Minggu .Adapun wacana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto sebelumnya menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.Sebagian pihak menilai Soeharto berjasa besar terhadap pembangunan nasional, namun sebagian lainnya mengingatkan adanya catatan pelanggaran hak asasi manusia dan represi terhadap kebebasan sipil pada masa Orde Baru.Baca juga: Gibran soal Pahlawan Nasional: Soeharto dan Gus Dur Beri Kontribusi Besar untuk NegaraPro dan kontra ini juga terjadi di tubuh organisasi Nahdlatul Ulama (NU).Namun, Cak Imin tetap memilih untuk tidak memberikan komentar lebih jauh terkait nama-nama yang diusulkan menjadi pahlawan nasional.“Nah, siapa-siapa saja tentu kita tunggu saja Dewan Gelar,” ujarnya.Sebagaimana diberitakan, Menteri Kebudayaan (Menbud) sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon menyampaikan, ada 49 nama yang diusulkan menjadi Pahlawan Nasional.Menurut Fadli Zon, dari 49 tokoh diusulkan menjadi penerima gelar Pahlawan Nasional. Sebanyak 24 orang di antaranya masuk dalam daftar prioritas."Ada 40 nama calon pahlawan nasional yang dianggap telah memenuhi syarat dan ada sembilan nama yang merupakan bawaan, carry over, dari yang sebelumnya. Jadi totalnya ada 49 nama," kata Fadli Zon di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 5 November 2025"Dan sekarang tentu karena kita juga mendekati Hari Pahlawan, kita telah menyampaikan ada 24 nama dari 49 itu yang menurut Dewan GTK memerlukan, telah diseleksi mungkin bisa menjadi prioritas,” ujarnya lagi.Baca juga: Soeharto Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Cucu: Mohon Doa dan Restu Fadli menjelaskan, 24 nama prioritas itu akan diseleksi terlebih dahulu oleh Dewan GTK setelah dikaji oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat yang dibentuk oleh Kementerian Sosial (Kemensos).Setelah itu, baru akan disampaikan lagi kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional."Ya, tentu akan diseleksi lagi. Termasuk oleh, oleh kami sendiri akan disortir lagi gitu ya. Kira-kira untuk disampaikan nanti kepada Presiden," ucap Fadli.


(prf/ega)