Penyintas Kebakaran Panti Werdha Damai Manado Kenang Natal Terakhir dan Sebut Pertolongan Tuhan

2026-01-12 06:25:23
Penyintas Kebakaran Panti Werdha Damai Manado Kenang Natal Terakhir dan Sebut Pertolongan Tuhan
- Tragedi kebakaran melanda Panti Werdha Damai di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Minggu malam.Api berkobar sekitar pukul 20.36 WITA dan dengan cepat menjebak puluhan penghuni panti lansia di dalam bangunan.Peristiwa ini menewaskan 16 penghuni, sementara sejumlah lainnya berhasil dievakuasi dan kini menjalani perawatan medis.Kebakaran terjadi hanya beberapa hari setelah para lansia merayakan Natal bersama, tanpa firasat akan musibah yang datang.Saat sebagian penghuni bersiap beristirahat, kobaran api yang muncul diduga dari area dapur menyebar cepat, disertai asap tebal yang menyulitkan evakuasi.Sejumlah penghuni berhasil diselamatkan dan dibawa ke rumah sakit, sementara 16 lainnya dinyatakan meninggal dunia.Baca juga: Kisah Ci Hoa, Lansia yang Digendong Keluar Saat Kebakaran Panti Werdha Manado. Sahabat Sekamar Tak TertolongBeberapa lansia penyintas kebakaran membagikan kisah mereka setelah melewati tragedi yang mengerikan.Lao Kiem Hoa (73) yang akrab disapa Ci Hoa, salah satu penghuni yang selamat, memilih mengenang suasana Natal beberapa hari sebelum kebakaran sebagai momen yang membahagiakan."Sangat meriah, kami kumpul bersama, ibadah, nyanyi, makan bersama," kata dia saat ditemui Tribun Manado di RSUD Manado, Senin .Baginya, Natal bukan sekadar perayaan, melainkan momen spiritual."Kami memuliakan Tuhan dalam Natal," katanya.Hal serupa diungkapkan Oma Rolin yang menyebut perayaan Natal sudah dimulai beberapa hari sebelum 25 Desember 2025."Kami kumpul ibadah, nyanyi dan lainnya, sangat bahagia," kata dia.Ia mengaku tidak memiliki firasat apa pun sebelum kebakaran terjadi."Sama sekali tidak ada firasat atau apapun," katanya.


(prf/ega)