Apa Itu Hari Dikandung Tanpa Noda? Ini Penjelasan dan Sejarahnya

2026-01-12 11:20:10
Apa Itu Hari Dikandung Tanpa Noda? Ini Penjelasan dan Sejarahnya
- Setiap 8 Desember, Gereja Katolik memperingati Hari Dikandung Tanpa Noda.Perayaan ini merujuk pada keyakinan bahwa Maria telah dibebaskan dari dosa asal sejak ia pertama kali dikandung. Dalam perkembangannya, perayaan ini memiliki sejarah panjang dalam tradisi Gereja dan ditetapkan secara resmi sebagai dogma pada abad ke-19.Dogma sendiri adalah ajaran Gereja yang dinyatakan secara definitif sebagai kebenaran iman dan wajib dipegang oleh umat.Penetapan ini dilakukan untuk menegaskan keyakinan yang sudah hidup berabad-abad dalam Gereja tentang kesucian Maria sejak awal hidupnya.Baca juga: Daftar Paus Gereja Katolik Hari Dikandung Tanpa Noda merujuk pada keyakinan bahwa Maria sudah bebas dari dosa asal sejak ia pertama kali dikandung dalam rahim Santa Anna. Ajaran ini menekankan kondisi rohani Maria sejak awal hidupnya, bukan proses biologis kelahirannya. Gereja meyakini bahwa Allah memberikan rahmat khusus ini agar Maria layak menjalankan perannya sebagai Bunda Yesus.Kesucian Maria dipandang sebagai bagian dari persiapan ilahi. Dalam pandangan Gereja, kelahiran Yesus melalui seorang perempuan yang sepenuhnya dikaruniai rahmat menjadi bagian penting dari sejarah keselamatan.Baca juga: Sejarah Basilika Santo Petrus, Gereja Terbesar di DuniaAjaran tentang Maria dikandung tanpa noda sudah hidup berabad-abad dalam tradisi Gereja sebelum ditetapkan secara resmi. Pada 8 Desember 1854, Paus Pius IX memproklamasikan dogma ini melalui bulla Ineffabilis Deus. Dokumen tersebut menyatakan bahwa sejak momen pertama keberadaannya, Maria telah dibebaskan dari segala noda dosa asal.Penetapan ini tidak muncul dari ruang kosong. Gereja melihat kuatnya keyakinan umat dan konsensus para teolog dari masa ke masa. Karena itu, keputusan Paus Pius IX lebih merupakan pengesahan atas ajaran yang sudah lama hidup di tengah umat.Baca juga: Faktor Munculnya Reformasi Gereja


(prf/ega)