Dari QRIS Tap In–Out hingga Tarik Tunai Fintech, Ini Langkah Jalin di FEKDI 2025

2026-02-02 16:54:30
Dari QRIS Tap In–Out hingga Tarik Tunai Fintech, Ini Langkah Jalin di FEKDI 2025
– PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) berkomitmen memperkuat infrastruktur sistem pembayaran nasional dengan berpartisipasi dalam Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), mulai Kamis hingga Sabtu .Ajang yang digelar Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) ini mengusung tema “Sinergi dan Inovasi untuk Akselerasi Transformasi Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia.”Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kolaborasi lintas otoritas dan industri untuk mempercepat transformasi digital nasional.“Sinergi antara regulator, kementerian, dan pelaku industri menjadi kunci percepatan transformasi digital ekonomi Indonesia sebagai bagian dari Asta Cita. Indonesia kini tumbuh sebagai salah satu ekonomi digital dengan pertumbuhan tercepat di dunia,” ujar Perry dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu .Baca juga: 48 Persen Treasurer Indonesia Khawatir Risiko Siber Hambat Transformasi Keuangan DigitalKomitmen tersebut sejalan dengan peran Jalin sebagai infrastruktur pembayaran nasional yang memastikan keterhubungan transaksi di seluruh lapisan masyarakat, mulai dari bank, teknologi finansial (tekfin), hingga sektor ritel.Melalui sistem yang andal, aman, dan terintegrasi, Jalin mendukung misi BI menciptakan sistem pembayaran yang efisien, inklusif, dan berdaulat.Sebagai informasi, FEKDI x IFSE 2025 juga menjadi ajang peluncuran berbagai inovasi strategis untuk memperkuat interkonektivitas sistem pembayaran Indonesia.Salah satunya adalah peluncuran QRIS Tanpa Pindai (tap in–tap out) di lima moda transportasi publik dan fasilitas parkir Jabodetabek, yakni MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, dan TransJakarta.Baca juga: Perkuat Inklusi Keuangan Digital di Indonesia, BRI Luncurkan Kartu Debit Co-Branding BRI X INDODAXFitur tersebut memungkinkan masyarakat melakukan pembayaran hanya dengan satu sentuhan tanpa perlu memindai kode QR.Selain itu, BI juga memulai uji coba QRIS Cross-Border Indonesia–Korea Selatan, melanjutkan ekspansi konektivitas lintas negara setelah sebelumnya diterapkan bersama Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang.Saat ini, QRIS telah digunakan oleh hampir 60 juta pengguna di seluruh Indonesia, dengan sekitar 93 persen di antaranya merupakan pelaku UMKM.Hal itu menunjukkan bahwa digitalisasi keuangan nasional tumbuh secara organik dari masyarakat dan menjadi fondasi utama inklusi ekonomi digital.Direktur Komersial Jalin, Eko Dedi Rukminto, mengatakan, keberhasilan uji coba inovasi QRIS Tanpa Pindai menjadi bukti konkret kontribusi perusahaan dalam mendukung visi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030.Baca juga: Indosat dan Bank Saqu Kolaborasi Perluas Inklusi Keuangan Digital“FEKDI adalah bukti nyata bahwa transformasi digital hanya bisa berjalan melalui kolaborasi. Jalin berperan memastikan sistem pembayaran Indonesia tidak hanya efisien, tetapi juga berdaulat agar setiap transaksi, data, dan infrastruktur tetap berada dalam ekosistem nasional,” ujarnya.Sebagai tindak lanjut sinergi di FEKDI x IFSE 2025, Jalin memperkuat kolaborasi dengan perbankan dan tekfin melalui sejumlah inisiatif strategis.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dilansir dari Kompas.com, Senin , cabang bulu tangkis kembali menegaskan statusnya sebagai lumbung medali bagi Indonesia dengan menyumbangkan dua emas di SEA Games 2025.Pada nomor tunggal putra, Alwi Farhan keluar sebagai juara setelah melewati duel sengit melawan rekan senegara, Moh Zaki Ubaidillah.Laga final yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu harus ditentukan lewat tiga gim, dengan Alwi akhirnya memastikan kemenangan.Keberhasilan Indonesia berlanjut di sektor ganda putra.Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tampil solid di partai puncak dan menundukkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.Kemenangan dua gim langsung memastikan medali emas sekaligus memperkuat posisi Indonesia di papan klasemen.Sementara ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menyumbang perunggu.Dari cabang wushu, Edgar Xavier Marvelo menutup kiprahnya di SEA Games dengan manis setelah meraih emas nomor taolu gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gun Shu.Baca juga: Timnas U22 Indonesia Jadi Sorotan Media Vietnam Usai Gagal ke Semifinal SEA Games 2025Cabang atletik menjadi kontributor utama medali emas Indonesia pada hari pertandingan tersebut dengan total empat keping emas.Hendro Yap kembali menunjukkan konsistensinya dengan finis terdepan di nomor jalan cepat 20 kilometer putra, meninggalkan pesaing terdekatnya dari Myanmar.Dominasi Indonesia di nomor jalan cepat berlanjut lewat Violine Intan Puspita yang menjadi terbaik di sektor putri.Dari nomor maraton, Robi Syianturi tampil sebagai yang tercepat di kategori putra.Sementara itu, Odekta Elvina Naibaho kembali menegaskan reputasinya sebagai ratu maraton Asia Tenggara dengan meraih emas di nomor putri.Baca juga: Ratu Thailand Wakili Negaranya dalam SEA Games 2025, Cabor Apa?Tambahan medali emas Indonesia juga datang dari cabang skateboard nomor street.Hutomo Basral Graito tampil impresif sepanjang perlombaan dan menutup kompetisi dengan raihan skor tertinggi.Ia sukses mengungguli atlet tuan rumah serta pesaing lainnya, sekaligus melengkapi deretan emas Indonesia dari berbagai cabang olahraga di SEA Games 2025.(Sumber: Kompas.com/ Penulis: Yudha Riefwan Najib)sumber:https://sumut.antaranews.com/berita/648835/klasemen-medali-sea-games-2025-indonesia-kokoh-di-peringkat-kedua

| 2026-02-02 16:04