BEI Yakin IHSG Tembus 9.000 di Akhir 2025: Fundamental Kuat, Pasar Lagi On Fire

2026-01-12 07:05:45
BEI Yakin IHSG Tembus 9.000 di Akhir 2025: Fundamental Kuat, Pasar Lagi On Fire
JAKARTA, - Bursa Efek Indonesia (BEI) menatap sisa tahun 2025 dengan penuh optimisme.Otoritas pasar modal itu yakin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa menembus level 9.000 sebelum tutup tahun ini.Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI, Irvan Susandy, menyebut optimisme terhadap target IHSG di level 9.000 bukan tanpa alasan.Capaian IHSG yang berhasil menembus level 8.000 menjadi bukti bahwa pasar saham Tanah Air berada dalam tren positif.Baca juga: IHSG Bergerak Fluktuatif, Disarankan Fokus ke Saham Defensif dan Emiten Berkinerja SolidAdapun, IHSG yang dibuka menguat 0,83 persen atau naik 67,85 poin ke level 8.231,73 pada perdagangan Senin .Sentimen lainnya adalah kondisi keuangan nasional saat ini cukup solid, pertumbuhan ekonomi terus menunjukkan peningkatan, dan aktivitas transaksi di pasar modal juga makin bergairah.Selain itu, investor ritel semakin aktif berpartisipasi dan kinerja perusahaan tercatat di bursa juga menunjukkan perkembangan yang baik.Dengan berbagai indikator tersebut, Irvan optimis bila menuju level 9.000 di akhir tahun bukan hal yang berlebihan.Ia menegaskan, dengan dukungan fundamental ekonomi dan pasar yang kuat, peluang IHSG mencapai 9.000 poin sangat terbuka.“Optimistis (IHSG sentuh 9.000) buktinya 8.000 tercapai kan. Harapannya karena keuangan juga baik, kondisi ekonomi baik, tadi kan naik growth terus kan, transaksi bagus, ritel bagus, listing company juga kan bagus kan sejauh ini perkembangannya, harusnya kita optimis ya, akhir tahun 9.000, Insya Allah,” ujar Irvan saat ditemui di gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin .BEI juga tengah menyiapkan Exchange Traded Fund (ETF) Gold atau reksadana berbentuk kontrak investasi kolektif emas.Irvan mencatat bahwa peluncuran ETF Gold masih menunggu terbitnya regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).Pihaknya optimistis aturan tersebut bisa segera keluar agar BEI dapat meluncurkan produk investasi tersebut dalam waktu dekat.Namun, jika mengacu pada jadwal yang realistis, ETF Gold kemungkinan baru akan dirilis tahun depan.“Optimis kita nunggu peraturan OJK cepat nanti keluar. Tahun depan ya, kembali kepada aturan yang di atas kita yang kapan bisa keluar, nanti kita ngeluarin aturan. Sebelum Juni (2026) dong berarti karena nunggu peraturan dari yang lebih tinggi,” paparnya.Di sisi lain, pipeline IPO masih tetap ramai hingga akhir tahun.BEI memastikan beberapa calon emiten tengah dalam proses menuju pencatatan, yang akan menambah semarak aktivitas perdagangan.BEI sendiri baru saja menggelar seremoni peluncuran Tiga Indeks Co-brand BEI dengan S&P Dow Jones Indices LLC.Hal ini diharapkan bisa memperkuat daya tarik pasar modal Indonesia di mata investor global.Baca juga: IHSG Turun 1,3 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp 14.857 Triliun


(prf/ega)