Detik-detik Terakhir John Lennon, Kisah Penembakan yang Tewaskan Anggota The Beatles 45 Tahun Lalu

2026-02-05 12:17:54
Detik-detik Terakhir John Lennon, Kisah Penembakan yang Tewaskan Anggota The Beatles 45 Tahun Lalu
- Tepat 45 tahun lalu, dunia musik kehilangan salah satu sosok paling berpengaruhnya. Mantan personel The Beatles, John Lennon, tewas setelah ditembak oleh penggemarnya sendiri. Pada 8 Desember 1980, New York berada dalam suasana musim dingin yang tenang. Namun di depan gedung apartemen yang menghadap Central Park, The Dakota, malam itu berubah menjadi salah satu momen paling mengejutkan dalam sejarah budaya populer.Lennon tersungkur usai ditembak dari jarak dekat oleh pelaku bernama Mark David Chapman. Peristiwa ini pun sempat menggemparkan dunia pada masanya. Lantas, bagaimana kronologi tewasnya John Lennon pada lebih dari empat dekade lalu?Baca juga: Sejarah Singkat The Beatles, Band Rock Paling FenomenalLennon dan Yoko Ono memulai hari dengan wawancara radio di ruang kerja mereka. Lennon berbicara tentang Double Fantasy, album baru yang menandai kembalinya ia ke dunia rekaman. Ia terlihat percaya diri dan kembali bersemangat setelah beberapa tahun absen dari aktivitas publik untuk fokus pada keluarga.Pada pukul lima sore, Lennon dan Ono keluar dari Dakota untuk pergi ke Record Plant. Saat berjalan menuju mobil, seorang pria muda, Mark David Chapman, meminta tanda tangan pada album Double Fantasy. Lennon menandatanganinya tanpa menyadari bahwa pria itu sudah beberapa hari menunggu di depan gedung dengan rencana yang jauh lebih serius.Baca juga: Percobaan Pembunuhan Presiden Soekarno: Ditembak Saat Shalat Idul AdhaChapman datang ke New York dengan membawa pistol dan sebuah salinan The Catcher in the Rye. Ia sudah pernah dua kali mencoba mendatangi Lennon tetapi membatalkan niatnya. Diketahui bahwa Chapman mengalami gangguan psikologis. Ia memiliki riwayat kecemasan dan percobaan bunuh diri, serta mengembangkan keyakinan keliru bahwa Lennon adalah simbol kepalsuan yang layak "dihukum".Pada 8 Desember, Chapman kembali ke Dakota dan menunggu hingga Lennon pulang dari studio.Baca juga: Kronologi Pembunuhan John F Kennedy, Presiden AS ke-35Lennon dan Ono bekerja hingga malam di Record Plant sebelum pulang sekitar pukul 22.30 waktu setempat. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-02-05 10:32