Mengira Kista, Perempuan 41 Tahun Ini Ternyata Hamil, Janin Berkembang di Luar Janin

2026-02-08 11:04:59
Mengira Kista, Perempuan 41 Tahun Ini Ternyata Hamil, Janin Berkembang di Luar Janin
- Suze Lopez tak pernah membayangkan bahwa benjolan di perutnya menyimpan kondisi medis yang sangat tidak biasa.Bayi laki-lakinya, Ryu, lahir dari salah satu jenis kehamilan paling langka dan berisiko tinggi dalam dunia medis.Janin tersebut berkembang di luar rahim, tersembunyi di balik kista ovarium raksasa seberat hampir 10 kilogram.Kasus ini begitu jarang hingga tim dokter berencana mendokumentasikannya dalam jurnal kedokteran.Secara medis, hanya sekitar satu dari 30.000 kehamilan yang terjadi di rongga perut, bukan di rahim. Kondisi ini dikenal sebagai kehamilan abdominal.Kehamilan jenis ini yang mampu bertahan hingga waktu persalinan hampir tidak pernah terjadi.“Keberhasilan seperti ini luar biasa langka, bahkan jauh lebih kecil dari satu banding satu juta,” ujar Dr. John Ozimek, Direktur Medis Persalinan di Cedars-Sinai, Los Angeles, dikutip dari Associated Press, Kamis .Baca juga: Buat Meal Plan Ibu Hamil dengan Prompt AI untuk Cegah AnemiaLopez, perawat berusia 41 tahun asal Bakersfield, California, sama sekali tidak menyadari dirinya tengah mengandung anak kedua.Pembesaran perut yang dialaminya sejak awal tahun ia kira sebagai kista ovarium lama yang memang telah dipantau dokter sejak usia 20-an.Ia pun tidak merasakan tanda-tanda kehamilan pada umumnya, seperti mual atau gerakan janin.Siklus menstruasi yang tidak teratur semakin menutupi kemungkinan tersebut.Selama berbulan-bulan, Lopez dan suaminya, Andrew, menjalani aktivitas normal, bahkan sempat bepergian ke luar negeri.Namun, rasa nyeri dan tekanan di perutnya kian parah hingga ia dijadwalkan menjalani operasi pengangkatan kista.Sebelum CT scan dilakukan, Lopez harus menjalani tes kehamilan. Hasilnya positif—temuan yang mengejutkan semua pihak.Baca juga: Tak Sadar Hamil, Wanita yang Mengira Sakit Batu Ginjal Tiba-tiba Melahirkan Bayi Perempuancanva.com ilustrasi bayi yang terlihat dalam pencitraan ultrasono Graphy (USG).


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-02-08 10:29