Fenomena Maraknya Pengamen di Pasar Gede Solo, Ganggu Pengunjung dan Wisatawan

2026-01-12 05:01:58
Fenomena Maraknya Pengamen di Pasar Gede Solo, Ganggu Pengunjung dan Wisatawan
SOLO, – Fenomena maraknya pengamen dan pengemis di kawasan Pasar Gede Solo, Jawa Tengah, dikeluhkan pengunjung karena dinilai mengganggu kenyamanan dan mencoreng citra wisata kuliner Kota Solo. Keluhan tersebut disampaikan masyarakat melalui Unit Layanan Aduan Surakarta (ULAS).Para pengamen disebut mendatangi pengunjung secara bergantian, terutama di area sentra kuliner, bahkan beberapa di antaranya memaksa meminta uang.“Saya asli warga Solo, tapi saya tidak nyaman dengan banyaknya oknum pengamen yang memaksa pengunjung memberi uang saat baru berdiri atau mengantre membeli makanan di Pasar Gede,” tulis seorang warga dalam pengaduan.Baca juga: Atasi Kerusakan Lingkungan, Menag: Konsep Dosa atau Pahala Lebih Efektif Warga itu menilai Pasar Gede seharusnya menjadi destinasi yang memberikan kesan positif bagi wisatawan.“Pasar Gede itu tujuan utama wisata. Jangan sampai para pengamen yang memaksa justru menjadi ancaman sehingga pengunjung tidak nyaman,” lanjutnya.Ia juga menyayangkan jika situasi tersebut dibiarkan sehingga merusak citra pariwisata Solo.“Sayang sekali kalau citra Pasar Gede menjadi buruk hanya karena ulah oknum. Pengunjung lokal maupun luar kota bisa kapok datang,” ucapnya.Menurut laporan yang sama, upaya penertiban Satpol PP telah dilakukan, namun pengamen sering menghindar.“Satpol PP kadang menertibkan dari depan, tetapi mereka kabur ke dalam pasar atau lari ke belakang. Penertibannya sebaiknya dilakukan di atas jam 10 pagi karena banyak pengamen berkeliaran pada waktu itu,” jelasnya.Selain pengamen, warga juga mengeluhkan meningkatnya jumlah pengemis di kawasan tersebut.“Pengemis dan pengamen semakin banyak. Ini sangat mengganggu, bahkan pedagang juga mengeluh,” tulisnya lagi.Ia berharap pemerintah mengambil langkah tegas demi menjaga nama baik Solo sebagai kota wisata.“Mohon citra Kota Solo bisa lebih baik lagi. Jadikan Pasar Gede jadi destinasi utama pariwisata Jawa Tengah yang nyaman dan membanggakan,” tutupnya.Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Arif Handoko, membenarkan bahwa pengamen mengganggu kenyamanan pengunjung.“Permasalahan pengamen sebenarnya sudah sering ditertibkan oleh petugas keamanan Pasar Gede, baik sisi Timur maupun Barat. Namun karena pintu masuk banyak, para pengamen sering kucing-kucingan dengan petugas,” ujar Arif, Selasa .


(prf/ega)