Anak Kucing Jantan Vs Betina, Mana Terbaik Dipelihara di Rumah?

2026-01-12 04:10:55
Anak Kucing Jantan Vs Betina, Mana Terbaik Dipelihara di Rumah?
-  Memelihara anak kucing di rumah bisa memberikan pengalaman menyenangkan karena sering berperilaku menggemaskan.Namun, perilaku ini bisa berbeda antara anak kucing jantan dan betina. Sebab, jenis kelamin dapat mempengaruhi perilaku anak kucing dan ini bisa menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum memeliharanya. Baca juga: Kapan Anak Kucing Boleh Dipegang Manusia? Misalnya, anak kucing jantan pebih aktif dibanding kucing betina. Begitu pun kucing betina membutuhkan perawatan lebih daripada kucing jantan. Perbedaan-perbedaan ini perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan memelihara anak kucing.SHUTTERSTOCK/Anurak Pongpatimet Ilustrasi anak kucing.Perlu diketahui, anak kucing yang disterilisasi dan dikebiri sebelum usia tiga sampai empat bulan tidak akan mengalami pubertas sehingga perilaku dewasa seksualnya cenderung tidak muncul.Kucing jantan yang belum dikebiri cenderung akan berkeliaran, mencoba kabur dari rumah untuk mencari pasangan, dan menandai area di sekitar rumah dengan menyemprotkan urine. Sementara itu, anak kucing betina yang belum disteril akan mengalami masa berahi setelah mencapai kematangan seksual antara usia empat sampai 10 bulan dan dapat kembali berahi setiap dua hingga tiga minggu.Siklus berahi ini meliputi vokalisasi yang keras, potensi menyemprot, juga perilaku melarikan diri melalui pintu atau jendela.Meski begitu, jika ingin mensterilkan anak kucing yang baru dipelihara penjelasan tentang jenis kelamin tidak terlalu penting. Namun, hal itu dapat mengubah bagaimana anak kucing diterima di rumah, terutama jika kamu memiliki kucing lain. Baca juga: Cara Melatih Kucing Peliharaan Mengenali NamanyaSHUTTERSTOCK/ORANGEGROUP Ilustrasi kucing American bobtail.Jika kamu sudah memiliki kucing dewasa di rumah, banyak pakar adopsi kucing menyarankan mempertimbangkan jenis kelamin anak kucing yang berbeda untuk menghindari perebutan dominasi seiring bertambahnya usia.Meski begitu, sebenarnya usia dan temperamen adalah faktor terpenting mencocokkan kucing. Misalnya, memiliki dua kucing yang tenang atau dua kucing yang suka bermain lebih baik daripada memiliki satu kucing yang tenang dan satu kucing yang suka bermain.Namun, tantangannya adalah kebanyakan anak kucing secara alami akan jauh lebih aktif daripada kucing dewasa.Kamu mungkin tidak tahu perilaku asli anak kucing kamu setidaknya selama beberapa bulan hingga satu tahun. Karena itu, mencocokkan kepribadiannya bisa jadi sulit saat masih muda.Kucing betina sepertinya sedikit lebih mungkin beradaptasi lebih cepat dan lebih sedikit berkonflik dengan kucing lain. Meski begitu, belum ada penelitian yang spesifik membahas hal ini.Hal ini didapat dari dugaan bahwa komunitas kucing betina dan kucing liar lebih sering berkelompok dan bekerja sama merawat anak kucing, sementara kucing liar jantan cenderung lebih teritorial terhadap kucing lain, terutama kucing jantan lainnya.


(prf/ega)