Tower Bersama (TBIG) Rilis Obligasi dan Sukuk Ijarah, Incar Dana hingga Rp 2,2 Triliun

2026-01-17 07:35:57
Tower Bersama (TBIG) Rilis Obligasi dan Sukuk Ijarah, Incar Dana hingga Rp 2,2 Triliun
JAKARTA, - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) melaksanakan aksi korporasi melalui penerbitan Obligasi Berkelanjutan VII Tahap II Tahun 2025 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025 dengan total sebesar Rp 2,2 triliun.Presiden Direktur TBIG, Herman Setya Budi, mengatakan pihaknya menerbitkan obligasi dengan jumlah pokok Rp 1,6 triliun. Sementara Sukuk Ijarah senilai Rp 600 miliar.“Sehubungan dengan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VII Tower Bersama Infrastructure Tahap II Tahun 2025 dengan jumlah pokok sebesar Rp 1.600.000.000.000,” ujar Herman berdasarkan surat pemberitahuan yang dipublikasi di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis .“Dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tower Bersama Infrastructure Tahap II Tahun 2025 dengan jumlah pokok sebesar Rp 600.000.000.000,-,” paparnya.Baca juga: Pendapatan Tower Bersama (TBIG) Tembus Rp 3,4 Triliun di Semester I 2025TBIG menawarkan obligasi dalam dua seri, yakni Seri A dan Seri BSeri A: jumlah pokok yang ditawarkan sebesar Rp 347.985.000.000 dengan tingkat bunga tetap 5,5 persen per tahun dan jangka waktu tiga tahun sejak tanggal emisi.Seri B: Memiliki jumlah pokok Rp 1.252.015.000.000 dengan tingkat bunga tetap 5,85 persen per tahun dan jangka waktu lima tahun sejak tanggal emisi.Pembayaran bunga obligasi dilakukan setiap kuartal. Bunga pertama dijadwalkan pada 4 Maret 2026, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus pelunasan pokok dilakukan pada 4 Desember 2028 untuk Obligasi Seri A dan 4 Desember 2030 untuk Obligasi Seri B.TBIG juga menerbitkan Sukuk Ijarah dalam dua seri.Seri A: jumlah sisa imbalan ijarah sebesar Rp 200.000.000.000 dengan cicilan imbalan sebesar Rp 11.000.000.000 per tahun yang dihitung dari jumlah sisa imbalan ijarah Seri A atau sebesar Rp 55.000.000 per Rp 1.000.000.000 per tahun, yang berjangka waktu tiga tahun sejak tanggal emisi.Seri B: jumlah sisa imbalan ijarah mencapai Rp 400.000.000.000 dengan cicilan imbalan sebesar Rp 23.400.000.000 per tahun yang dihitung dari jumlah sisa imbalan ijarah Seri B Rp 58.500.000 per Rp 1.000.000.000 per tahun, dengan jangka waktu lima tahun sejak tanggal emisi.Baca juga: Emiten Menara Telko Tower Bersama Catatkan Pendapatan Rp 1,7 Triliun Per Kuartal I 2024Pembayaran cicilan imbalan ijarah pertama dijadwalkan pada 4 Maret 2026, sedangkan pembayaran terakhir sekaligus pelunasan sisa imbalan akan dilakukan pada 4 Desember 2028 untuk Seri A dan 4 Desember 2030 untuk Seri B.Jadwal lengkap penawaran surat utang TBIG adalah sebagai berikut:Tanggal efektif pada 26 Juni 2025, masa Penawaran Umum Obligasi dan Sukuk Ijarah berlangsung pada 28 November dan 1 Desember 2025.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-01-17 07:55