Jadwal dan Prosesi Pemakaman Raja Solo Pakubuwono XIII, Hari Ini di Imogiri Yogyakarta

2026-01-12 06:48:54
Jadwal dan Prosesi Pemakaman Raja Solo Pakubuwono XIII, Hari Ini di Imogiri Yogyakarta
- Prosesi pemakaman Raja Solo atau Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kanjeng Sinuhun Pakubuwono (PB) XIII, akan dilaksanakan pada hari ini Rabu , di Makam Raja-Raja Mataram Imogiri, Bantul, Yogyakarta.Rangkaian upacara adat telah disusun secara cermat oleh keluarga besar keraton dan para pengageng agar selaras dengan tatanan budaya Jawa yang penuh makna.Baca juga: Adik PB XIII: Suksesi Biasanya Menunggu 40 Hari Wafatnya RajaAdik almarhum, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Koes Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng, menjelaskan bahwa seluruh prosesi pemakaman mengikuti tata cara adat keraton yang ketat.“Pastinya harus mempersiapkan semua tata cara upacara dari penguburan atau pemakaman Sinuhun,” ujar Gusti Moeng, Minggu .Berikut rangkaian lengkap jadwal pemakaman PB XIII:Jenazah PB XIII diberangkatkan dari RS Indriati Sukoharjo menuju Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat sekitar pukul 10.25 WIB menggunakan mobil Toyota Alphard milik Baznas.Iring-iringan tiba di Keraton sekitar pukul 10.38 WIB dan langsung diterima keluarga besar serta para abdi dalem.Setibanya di keraton, pintu utama ditutup rapat untuk memberi ruang bagi prosesi penyucian jenazah sebelum disemayamkan.Jenazah akan disemayamkan di Masjid Pujosono, kompleks Keraton Surakarta.Masjid ini dibuka untuk umum, memberi kesempatan bagi masyarakat luas untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang raja.“Akan kita buka di Masjid Pujosono mulai besok pagi. Karena ini jam 06.00 WIB baru kita masukkan ke peti. Sekarang sedang disucikan,” jelas Gusti Moeng.Penyemayaman ini menjadi bagian penting dari upacara siraman jenazah dan sembah bekti, di mana abdi dalem, sentono dalem, dan rakyat Solo memanjatkan doa terakhir bagi almarhum.Pemakaman PB XIII dijadwalkan berlangsung pukul 08.00 WIB.Jenazah akan diberangkatkan dari Keraton Kasunanan Surakarta menggunakan kereta jenazah tradisional menuju Loji Gandrung, lalu dilanjutkan dengan mobil ambulans menuju Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri, Yogyakarta.Dalam perjalanan, iring-iringan akan dikawal oleh prajurit keraton, abdi dalem, dan petugas kepolisian.Suasana diperkirakan akan berlangsung khidmat, dengan masyarakat berdiri di pinggir jalan untuk memberikan penghormatan terakhir.TRIBUNSOLO.COM/ANANG MA'RUF PESANGGRAHAN LANGENHARJO - Pesanggrahan Langenharjo peninggalan PB IX, di Grogol, Sukoharjom Jawa Tengah, menjadi tempat doa bersama pascawafatnya Sinuhun Pakubuwono XIII pada Minggu pagi. Inilah sejarah tempat tersebutPemilihan hari Rabu Legi sebagai waktu pemakaman bukan tanpa alasan.Pegiat budaya Jawa, R. Surojo, menjelaskan bahwa hari Selasa Kliwon (4 November 2025) sengaja dihindari karena dianggap ora ilok (tidak baik) bagi prosesi pemakaman.“Kalau orang Jawa, ora ilok memakamkan pada Selasa Kliwon,” tutur Surojo kepada TribunSolo.com.Sebaliknya, Rabu Legi dipercaya membawa makna “manis” dan penuh ketenteraman.“Kalau dimakamkan pada Rabu Legi, harapannya mendapat manisnya kubur-kubur yang damai dan tenteram bagi arwahnya,” tambahnya.Dalam tradisi keraton, hari dan pasaran selalu diperhitungkan dengan cermat, terutama untuk upacara sakral seperti pemakaman seorang raja.Pemilihan waktu tersebut mencerminkan penghormatan terhadap keseimbangan alam dan nilai spiritual Jawa.Setibanya di kompleks Makam Raja-Raja Mataram Imogiri, jenazah PB XIII akan disambut oleh juru kunci makam dan keluarga inti.Upacara pemakaman dilakukan secara adat Mataram Islam, dipimpin oleh penghulu keraton.Prosesi dimulai dengan pembacaan doa, penyerahan jenazah kepada tanah peristirahatan, hingga penaburan bunga tujuh rupa.Setelah dimakamkan, keluarga akan mengadakan kenduri dan doa bersama sebagai tanda penghormatan terakhir kepada raja yang telah wafat.PB XIII dikenang sebagai pemimpin yang bijaksana, rendah hati, dan mencintai ketenteraman.Kerabat keraton, KRMRAP L. Nuky Mahendranata Adiningrat, menyebut almarhum sebagai raja yang penuh kasih kepada keluarga dan rakyatnya.“Beliau sosok yang tidak ambisius, penyayang terhadap keluarga, dan selalu menghindari pertikaian. Sinuhun lebih mencintai ketenteraman di dalam keraton,” ujarnya.Selain dikenal sebagai sosok yang arif, PB XIII juga gemar bersepeda dan memelihara hewan kesayangan seperti anjing dan kucing, yang mencerminkan kepribadian sederhana dan merakyat.TanggalKegiatanLokasi2 November 2025Jenazah tiba di KeratonRS Indriati – Keraton Surakarta3 November 2025Penyemayaman dan penghormatan masyarakatMasjid Pujosono, Keraton Surakarta5 November 2025 (08.00 WIB)Pemakaman secara adat JawaMakam Raja-Raja Mataram, Imogiri, YogyakartaPemakaman Pakubuwono XIII bukan sekadar upacara perpisahan seorang raja, tetapi juga simbol penghormatan tertinggi terhadap nilai-nilai luhur budaya Jawa.Baca juga: Raja Keraton Surakarta dari Masa ke Masa, PB II hingga XIIIProsesi yang digelar dengan penuh kehormatan ini menjadi penanda berakhirnya satu era dalam sejarah Keraton Surakarta Hadiningrat.Sebagian artikel ini telah tayang di dengan judul "Raja Keraton Surakarta PB XIII Dimakamkan dengan Upacara Adat, Begini Persiapannya".


(prf/ega)